
Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai kembali jadi runner up di Malaysia Masters 2019.
JawaPos.com - Ganda campuran Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai mengaku kecewa lantaran gagal menjuarai Malaysia Masters 2019 usai dipecundangi pasangan Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino, Minggu (20/1). Kalah dengan skor 18-21 dan 18-21, Dechapol/Sapsiree sebetulnya punya peluang juara karena sempat memimpin jauh di kedua gim.
Punya jam terbang yang lebih matang dari Yuta/Arisa, Dechapol/Sapsiree yang merupakan jawara SEA games 2017 sempat meninggalkan lawannya dengan skor 15-10 di gim pertama. Di gim kedua, mereka juga sudah melesat lebih dulu dengan skor 14-8.
Sayang, permainan mereka mengendor setelah memimpin jauh. Hal ini langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Yuta/Arisa untuk menyabet gelar juara.
Mengomentari hal tersebut, Sapsiree menuturkan ia sangat menyesal tidak bisa terus menekan musuh. "Kami sudah memimpin cukup jauh di dua gim, tapi kemudian kami terlalu banyak bikin kesalahan. Mereka mengubah taktik ketika strategi awal tidak berjalan, dan hal itu membuat mereka bisa menemukan celah menyerang kami," ujar Sapsiree seperti dilansir situs resmi BWF.
Sapsiree pun juga mengacungkan jempol kepada Yuta/Arisa yang dikenal merupakan pasangan yang punya serangan cepat dan tajam. Yuta punya pukulan unik yang kerap membingungkan musuh-musuhnya, sementara Arisa adalah satu dari sedikit pebulu tangkis putri yang bisa melakukan jumping smash dengan sangat baik.
"Mereka berdua sangat cepat dan sangat agresif. Memang sulit sekali untuk bisa menaklukkan mereka. Ini adalah kekalahan kedua kami di babak final setelah sebelumnya kami kalah di Thailand Masters 2019. Kami akan terus memperbaiki permainan kami," kata Sapsiree.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
