
Reony Mainaky
JawaPos.com - Reony Mainaky tak lama lagi akan menanggalkan posisinya sebagai pelatih kepala ganda putra Jepang. Kakak Rexy Mainaky tersebut dipastikan kembali ke Indonesia pada akhir Maret mendatang.
Dikutip dari rilis resmi Asosiasi Bulu Tangkis Jepang (NBA) yang dilansir dari badspi.jp, Reony disebutkan harus pulang ke Indonesia karena alasan keluarga. Tidak dielaborasi lebih lanjut hal yang membuat Reony terpaksa meninggalkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dan kawan-kawannya yang tengah mempersiapkan diri menuju Olimpiade Tokyo 2020.
Walau demikian, Reony menuturkan bahwa ia tetap berdoa agar anak-anak asuhnya bisa tampil apik di Olimpiade nanti.
"Untuk para pemain, saya mendoakan kalian yang terbaik selama race to Olympics. Khusus untuk sektor ganda putra yang pernah saya tangani, saya berharap mereka bisa meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020. Mereka harus bisa lebih baik dari Olimpiade 2016 lalu," ujar Reony.
Sementara itu, Managing Director NBA Jepang Kinji Zeniya menuturkan bahwa keputusan Reony pulang ke Tanah Air jelas membuat NBA kehilangan. "Tentu sangat disayangkan Reony harus berpisah dengan kami. Kami berterima kasih banyak kepada Reony untuk semua jasanya selama berada di Jepang," kata Kinji.
Mengenai sosok pengganti Reony untuk menukangi sektor ganda putra di masa depan, Kinji menuturkan bahwa pihaknya masih mencari orang yang tepat. "Kami akan segera tentukan secepatnya," kata Kinji yang merupakan mantan pemain tunggal putra Jepang di era tahun 1970-an itu.
Untuk diketahui, Reony pertama kali menginjakkan kaki di Jepang pada tahun 1992. Waktu itu, ia masih melatih salah satu tim liga bulu tangkis Jepang, YKK Kyushu.
Lambat laun, karir Reony di Jepang mulai menanjak. Setelah sempat pulang ke Indonesia pada 2004, Reony lalu kembali lagi ke Jepang pada 2009 dan menjabat sebagai pelatih salah satu klub bulu tangkis terbesar Jepang, Nihon-Unisys. Di waktu yang bersamaan, dia juga didapuk menjadi salah satu staf kepelatihan di tim nasional junior Jepang. Reony akhirnya didaulat menjadi pelatih kepala ganda putra Jepang pada tahun 2010 sampai sekarang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
