
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti
JawaPos.com - PBSI angkat bicara soal rencana Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengganti kok bulu angsa dengan kok sintetis. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti menilai bahwa rencana ini sangat tidak tepat jika harus diberlakukan tahun ini.
Untuk diketahui, BWF berencana mengganti kok bulu angsa dengan kok sintetis untuk meminimalisir biaya pembelian kok. Pasalnya, kok bulu angsa yang saat ini digunakan dinilai terlalu mudah rusak. Hal ini akhirnya berimbas pada pengeluaran dana untuk pembelian kok baru. Kok sintetis yang rencananya digunakan dijanjikan akan punya karakter lebih kuat sehingga pemain tidak perlu berkali-kali meminta pergantian kok dalam satu pertandingan.
Rencananya, kok sintetis ini akan digunakan perdana di World Tour Finals 2019 akhir tahun nanti. Walau demikian, kok sintetis baru akan resmi dipakai jika sudah menemukan kata sepakat dari para pemain.
"Jangan aneh-aneh dulu deh. Perubahan itu kadang-kadang buat pusing. Sudah bagus-bagus sistemnya, malah mau cari-cari (perubahan) lagi," ujar Susy saat dihubungi, Rabu (6/2).
Susy pun punya alasan kuat dirinya menentang pergantian kok tersebut. Pasalnya, para atlet bulu tangkis di seluruh dunia sebentar lagi akan menghadapi Olimpiade Tokyo 2020. Adanya perubahan kok, yang notabene merupakan salah satu unsur dasar utama bulu tangkis, dinilai Susy akan sangat mengganggu para pemain.
"Ini sudah mau Olimpiade. Jadi jangan lah bikin satu perubahan yang tidak biasa. Ini bisa merugikan semua pemain," paparnya.
Menurut Susy, jika memang kok bulu angsa akan digantikan permanen oleh kok sintetis, ada baiknya rencana ini dilakukan setelah Olimpiade Tokyo 2020 selesai.
"Nanti setelah Olimpiade selesai, baru bisa dicoba. Karena waktunya akan lebih panjang (untuk adaptasi, Red). Tapi harus ada sosialisasi juga," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
