
Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi menjuarai Indonesia Masters 2019
JawaPos.com - Ganda putri Jepang bukannya tanpa alasan bisa menjadi penguasa peta persaingan ganda putri dunia saat ini. Selain teknik dan skill yang mumpuni, hal paling mencolok yang mereka miliki adalah kekuatan fisik dan stamina yang mengagumkan.
Mengomentari hal tersebut, pasangan ganda putri Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi menjawab bahwa stamina yang seolah tidak ada habisnya itu mereka peroleh dari proses latihan fisik yang mereka jalani.
Ayaka menceritakan, para pemain timnas Jepang yang dikomandani oleh pelatih kepala asal Korea Selatan Park Joo Bong mendapatkan porsi latihan yang sangat berat setiap mereka menjalani training camp jelang menjalani rangkaian turnamen besar. Beragam pola latihan fisik seperti berlari di daerah pegunungan dan fitness untuk menambah kekuatan kaki, tangan, dan tubuh dilakukan oleh Taka-Matsu dan para kompatriotnya hingga menembus batas maksimal.
"Latihannya sebetulnya tidak ada yang spesial. Hanya berlari dan membentuk otot-otot tubuh. Tapi porsinya latihannya berat sekali," ujar Ayaka.
Begitu melelahkannya proses latihan fisik tersebut, Ayaka bahkan menyebutkan bahwa ia dan para pemain lain kerap kali merasa tertekan setiap kali mereka hendak menjalani training camp.
"Kami betul-betul dibuat capek luar biasa. Saking melelahkannya, kadang-kadang saya sampai suka down sendiri sebelum latihan," ujar Ayaka sambil tertawa.
Kendati demikian, Ayaka mengakui bahwa pola latihan itulah yang membuat ia dan Misaki beserta pasangan ganda putri Jepang lainnya bisa tampil dominan di sepanjang tahun kemarin. Medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 yang mereka kalungkan juga merupakan buah yang mereka petik dari proses yang tidak mengenakkan tersebut. Tak cuma kekuatan fisik, fokus pikiran mereka pun ikut tertempa dengan baik.
Kuatnya daya tahan para pemain putri Jepang di lapangan juga diakui oleh PBSI. Pelatih kepala ganda putri PBSI Eng Hian pernah menuturkan bahwa meskipun secara teknik anak-anak didiknya bisa bersaing dengan para pemain Jepang, mereka selalu kalah dalam urusan kebugaran tubuh dan ketahanan fokus.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
