Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Mei 2025 | 22.13 WIB

PP PBSI Protes ke BWF, Usai Keputusan Wasit yang Rugikan Indonesia saat melawan Denmark di Piala Sudirman 2025

Tim Indonesia rayakan kemenangan atas India yang memastikan langkah tim Indonesia ke perempat final Piala Sudirman 2025. (Dok. @badminton.ina) - Image

Tim Indonesia rayakan kemenangan atas India yang memastikan langkah tim Indonesia ke perempat final Piala Sudirman 2025. (Dok. @badminton.ina)

JawaPos.com- Insiden kontroversial mewarnai laga Indonesia melawan Denmark di Grup D Piala Sudirman 2025, yang digelar di Xiamen Fenghuang Gymnasium, Tiongkok, Kamis (1/5).

Pada pertandingan ganda campuran yang mempertemukan Rinov Rivaldy/Gloria Emanuelle Widjaja dengan pasangan Denmark Jesper Toft/Amalie Magelund, sebuah keputusan wasit memicu protes keras dari PP PBSI.

Kejadian tersebut terjadi saat kedudukan 21-20 untuk Denmark pada game pertama. Rinov melepaskan shuttlecock hasil smash yang tampak jelas keluar lapangan.

Namun wasit asal Hong Kong, Victor Wong, menyatakan shuttlecock tersebut menyentuh raket Rinov (touch). Keputusan ini mengakibatkan Indonesia kalah 20-22 pada game pertama.

PP PBSI yang merasa dirugikan langsung melayangkan surat protes kepada BWF (Badminton World Federation).

Melalui Kabid Hubungan Luar Negeri, Bambang Roedyanto, PBSI mengajukan protes resmi terkait keputusan wasit yang dinilai sangat merugikan Indonesia. Surat protes tersebut disertai dengan rekaman pertandingan sebagai bukti atas insiden yang terjadi.

"Keputusan ini sangat merugikan kami (Indonesia), karena jelas terlihat shuttlecock tidak mengenai raket Rinov," ujar Yuni Kartika, Kabid Humas PP PBSI

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pun telah menerima surat protes tersebut dan menyatakan akan melakukan investigasi terkait insiden ini.

Setelah insiden kontroversial tersebut, Rinov dan Gloria tetap berjuang keras di game berikutnya meskipun sempat terganggu oleh keputusan yang dinilai tidak adil. Rinov pun  yang mengungkapkan kekecewaannya terhadap wasit tersebut.

"Kami sedang mengejar poin dan dalam posisi krusial. Saat itu dianggap foul dan langsung game selesai. Kami sempat emosi, namun wasit sudah mengambil keputusan," Jelas Rinov.

Meskipun dirugikan dengan keputusan tersebut, Indonesia berhasil meraih kemenangan telak 4-1 atas Denmark di laga tersebut.

Satu-satunya kekalahan diraih oleh pasangan ganda campuran Rinov/Gloria, yang harus mengakui keunggulan pasangan Denmark. Kemenangan ini membuat Indonesia keluar sebagai juara Grup D dengan tiga kemenangan dan satu kekalahan.

Dengan hasil tersebut, Indonesia melaju ke babak perempat final dan akan menghadapi Thailand pada Jumat (2/5) pukul 16.00 WIB. Laga ini akan menjadi penentu siapa yang berhak melangkah ke semifinal.

Di sisi lain, Denmark meski kalah dari Indonesia, tetap lolos ke babak knock-out sebagai runner-up grup. Mereka akan menghadapi Korea Selatan, yang tampil sebagai juara Grup B.

Meskipun sempat diganggu oleh keputusan kontroversial, tim Indonesia tetap fokus pada tujuan utama mereka di Piala Sudirman 2025, mengamankan tiket ke semifinal dan berjuang untuk meraih gelar juara.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore