
Anthony Ginting saat beraksi di Hongkong Open 2024. (Dok. PBSI)
JawaPos.com – Sebanyak lima wakil Indonesia akan bertanding di semifinal Hongkong Open 2024 yang berlangsung hari ini, Sabtu (14/9). Termasuk di dalamnya pertarungan klasik Anthony Sinisuka Ginting vs Viktor Axelsen dan bentrokan sesama pasangan Merah Putih pada sektor ganda putra.
Berdasarkan keterangan resmi BWF, semifinal Hongkong Open 2024 telah dimulai pagi ini pukul 09.00 WIB.
Fase empat besar ini dibuka dengan pertandingan ganda putri antara unggulan pertama asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee melawan Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, unggulan ketiga dari Malaysia.
Semifinal Hongkong Open 2024 kemudian dilanjutkan dengan pertarungan dua ganda putra Indonesia. Yakni Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana vs Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Ini akan menjadi pertemuan kedua bagi Sabar/Reza vs Leo/Bagas. Sebelumnya, mereka pernah bentrok pada babak kedua Japan Open 2024, 22 Agustus lalu. Kala itu Leo/Bagas keluar sebagai pemenang lewat duel straight game 21-18, 21-16.
Bentrokan antara Sabar/Reza vs Leo/Bagas pada semifinal Hongkong Open 2024 hari ini menandakan Indonesia dipastikan mengunci satu tiket di partai puncak. Artinya peluang ada wakil Merah Putih mendapatkan gelar semakin terbuka.
Sektor tunggal putri tak mau ketinggalan dalam menyisakan wakilnya di semifinal Hongkong Open 2024. Ada Putri Kusuma Wardani, pebulutangkis berusia 22 tahun sekaligus polwan yang mulai bangkit.
Setelah menjadi runner-up di Taipei Open 2024, kali ini Putri KW berhasil menginjakkan kakinya di Hongkong Open 2024. Ini jadi semifinal perdana pemain jebolan PB Exist Tangerang di turnamen level BWF World Tour Super 500.
Lawan Putri Kusuma Wardani di semifinal nanti adalah Tomoka Miyazaki, pebulutangkis berusia 18 tahun asal Jepang yang kini menempati urutan ke-27 dunia. Tomoka jelas bukan pemain sembarangan.
Meskipun Putri KW yang kini di posisi ke-31 dalam ranking BWF lebih senior, tapi Tomoka Miyazaki adalah salah satu bintang muda bulutangkis dunia. Lawannya merupakan juara Orleans Masters 2024 (Super 300).
Menariknya, Hongkong Open 2024 juga akan menjadi semifinal pertama bagi juara dunia junior edisi 2022 tersebut di level Super 500, sama seperti Putri KW. Pertandingan sektor ini rencananya akan berlangsung pada partai kelima.
Pertandingan wakil Indonesia yang paling menarik pada semifinal Hongkong Open 2024 akan terjadi di partai kedelapan. Yakni duel Anthony Ginting vs Viktor Axelsen. Ini bakal menjadi pertemuan ke-19 bagi kedua pemain dalam ajang resmi BWF.
Ya, pertandingan Anthony Ginting vs Viktor Axelsen bak duel klasik dan sudah ditunggu-tunggu banyak penggemar bulu tangkis dunia. Sebab laga di setiap kali mereka bentrok selalu ramai.
Di atas kertas, Anthony Ginting inferior melawan Viktor Axelsen. Wakil Indonesia hanya pernah menang 5 kali dan 13 kali lainnya berujung kekalahan.
Tapi pada bentrokan terakhir di All England 2024 Maret lalu, Ginting berhasil mengalahkan sang rival dengan rubber game sengit, 8-21, 21-18, 21-19. Menarik dinantikan bagaimana pertandingan ke-19 di antara kedua pebulutangkis ini.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
