
Nitya sudah berada di Tiongkok untuk mengikuti turnamen
JawaPos.com - Sebuah kabar duka datang dari dunia bulu tangkis Indonesia. Ayah dari Nitya Krishinda, Stepanus Korwa, meninggal dunia, Rabu (16/11).
Akun Twitter resmi PBSI memberikan informasi tersebut sekitar pukul 9 pagi WIB. Disana tertulis ucapan belasungkawa untuk Nitya dan keluarga.
"PBSI mengucapkan turun berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian ayahanda Nitya, semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Tuhan YME," tulis akun @INABadminton.
"Tetap kuat dan tabah @nitya_titun, Tuhan pasti punya rencana lebih baik ke depannya. Amin," sambung pernyataan PBSI.
Korwa sejatinya bukanlah sosok asing di dunia olahraga. Dirinya adalah seorang pesepak bola dan pernah membela Arema Malang.
Sementara itu, Kabid Humas dan Social Media Demisioner PBSI, Yuni Kartika mengonfirmasi hal tersebut. Meski begitu, pihak PBSI belum mendapat informasi lebih lanjut soal kabar duka tersebut.
"Kami belum dapat informasi pasti, tapi katanya almarhum meninggal karena sakit," kata Yuni saat dihubungi JawaPos.com.
Nitya sendiri yang saat ini sedang berada di Tiongkok langsung bertolak kembali ke Indonesia. Itu berarti otomatis dirinya dan Greysia Polii mundur dari Tiongkok Terbuka Superseries Premier dan Hong Kong Terbuka Superseries. (zul/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
