
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti
JawaPos.com - Merosotnya performa ganda putra andalan Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon membuat PBSI mulai bereaksi. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti pun angkat bicara soal turunnya penampilan The Minions yang membuat mereka nirgelar di empat turnamen terakhir.
Seperti yang sudah diketahui, The Minions tahun ini baru sukses meraih dua gelar juara, yakni di Malaysia Masters 2019 dan Indonesia Masters 2019. Selebihnya, mereka gagal. Mulai dari kandas di babak pertama All England 2019, kemudian tersingkir di Singapura Terbuka 2019, Malaysia Terbuka 2019, dan terakhir harus puas sebagai runner up di Kejuaraan Asia 2019.
Dalam laga final Kejuaraan Asia 2019, The Minions tampil sangat buruk. Menghadapi pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, Kevin/Marcus dibuat tidak berdaya hingga kalah dengan skor yang sangat di luar dugaan, yakni 21-18 dan 21-3.
Meski secara ranking mereka belum tergoyahkan dan masih nyaman bertengger di peringkat 1 dunia, hasil di empat turnamen tersebut rasanya sudah harus membuat mereka waspada. Susy pun merasakan hal tersebut.
Sebagai wakil andalan yang diproyeksikan mendapat emas di Olimpiade Tokyo 2020, Susy tentu tak mau Kevin/Marcus terus tenggelam di dalam kekecewaan. Ia mau keduanya segera bangkit.
"Jangan putus asa. Jangan sampai kekalahan ini membuat mereka makin tertekan. Anggap saja menang dan kalah itu biasa dalam pertandingan," ujar Susy.
Lebih lanjut, Susy menuturkan bahwa Kevin/Marcus juga harus mau mendengar masukan dari orang lain soal performa mereka. Bagaimanapun, musuh-musuh The Minions sudah mulai bisa membaca pola main mereka.
Meskipun keduanya terkenal sebagai pasangan yang saling melengkapi dan punya kecepatan dan kekuatan yang mumpuni, semuanya akan percuma jika mereka terus bermain dengan pola yang sama.
"Mereka harus mau mendengar masukan dari orang lain. Tapi tentunya bukan berarti semua masukan dari berbagai pihak ditelan mentah-mentah. Mereka harus mau kembali kerja keras lagi. Yang sudah lewat ya lewat," lanjut Susy.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
