Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 April 2026 | 16.31 WIB

PBSI Ungkap Alasan Turunkan Fajar/Joaquin Saat Hadapi Thailand di Thomas Cup 2026

Kapten tim Thomas Indonesia Fajar Alfian (kanan) saat dalam acara pelepasan tim bulu tangkis Indonesia menuju Thomas & Uber Cup 2026 di Jakarta, Rabu (15/04/2026). (ANTARA/HO-PBSI) - Image

Kapten tim Thomas Indonesia Fajar Alfian (kanan) saat dalam acara pelepasan tim bulu tangkis Indonesia menuju Thomas & Uber Cup 2026 di Jakarta, Rabu (15/04/2026). (ANTARA/HO-PBSI)

JawaPos.com - Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Ariantho, mengungkap alasan menurunkan duet Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin saat menghadapi Thailand di laga kedua Grup D Thomas Cup 2026. Antonius menjelaskan, keputusan itu dibuat karena Muhammad Shohibul Fikri dalam kondisi kurang fit.

Tim Indonesia akan menghadapi Thailand di Forum Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026) pukul 13.30 WIB. Susunan pemain tim Merah Putih untuk laga tersebut cukup menyita perhatian. Sebab, muncul racikan baru PBSI yakni duet Fajar/Joaquin.

Kombinasi pemain senior dan muda itu diturunkan bukan tanpa sebab. Antonius selaku pelatih mengatakan bahwa tim kepelatihan memilih pemain yang benar-benar siap tempur. Nah, kebetulan Fikri yang merupakan pasangan Fajar tidak dalam konfisi fit.

“Kami menurunkan pemain yang berada dalam kondisi paling siap untuk menghadapi pertandingan melawan Thailand. Mengingat kondisi Fikri yang saat ini kurang fit, kami memutuskan untuk memasangkan Fajar dengan Joaquin sebagai ganda kedua,” kata Antonius dalam keterangan resmi PBSI, Minggu (26/4/2026).

Antonius menjelaskan, perombakan itu dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Selain karakter permainan, pengalaman Fajar sebagai pemain senior diharapkan dapat mendongkrak permainan Joaquin agar tampil maksimal.

“Pemilihan Fajar didasarkan pada karakter permainannya yang dinilai sangat sesuai dengan laju shuttlecock yang cepat di sini. Selain itu, dari segi pengalaman dan jam terbang, kami meyakini bahwa Fajar mampu membantu Joaquin untuk tampil secara optimal, terutama apabila pertandingan menjadi penentu kemenangan,” terangnya.

Lebih lanjut, Antonius yakin duet Fajar/Joaquin tidak mengalami kendala adaptasi. Perombakan seperti ini, kata dia, bukan hal yang baru karena keduanya sering berlatih bersama di Pelatnas Cipayung.

“Pergantian pasangan seperti ini bukan merupakan hal yang baru bagi kami. Dalam sesi latihan sehari-hari, kami telah cukup sering melakukan berbagai variasi kombinasi pasangan, sehingga proses adaptasi bukan menjadi hal yang kami khawatirkan,” tegas Antonius.

Sementara, terdapat perubahan lainnya jika dibandingkan dengan susunan pemain ketika menghadapi Aljazair di laga pertama. Kali ini, duet Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dan Moh Zaki Ubaidillah dipercaya tampil.

Sabar/Reza tampil sebagai ganda pertama di laga kedua dengan menghadapi Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga. Sementara Ubed -sapaan Zaki Ubaidillah- turun sebagai tunggal ketiga di laga terakhir dengan melawan Tanawat Yimjit.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore