
Pelatih bulu tangkis Sri Lanka asal Indonesia Tony Wahyudi
JawaPos.com - Tim nasional bulu tangkis Sri Lanka tengah mempersiapkan diri untuk menyongsong South Asian Games 2019 yang akan bergulir pada 9-18 Maret di Kathmandu, Nepal. Pelatih kepala timnas bulu tangkis Sri Lanka asal Indonesia Tony Wahyudi mematok target medali emas sebanyak-banyaknya.
Berkaca dari South Asian Games 2016 lalu, Sri Lanka cuma bisa meraih dua medali perak dari nomor beregu putra dan beregu putri, serta enam medali perunggu dari nomor perorangan. Seluruh medali emas disabet oleh India.
Walau demikian, Tony menuturkan bahwa anak-anak asuhnya sudah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dalam dua tahun terakhir.
"Saya puas sekali dengan hasil latihan mereka sejauh ini. Mereka menunjukkan perkembangan yang baik. Target kami di South Asian Games 2019 nanti tentunya medali emas, dan India masih akan jadi musuh terkuat," ujar Tony seperti dilansir dari Sunday Observer.
Tony, yang juga sudah malang melintang menjadi pelatih di Thailand dan Mauritius, menuturkan bahwa pasangan ganda putra Buwaneka Gunatilleka/Sachin Dias adalah wakil yang paling potensial meraih medali emas di Nepal nanti.
"Di Commonwealth Games 2018 dan Asian Games 2018 lalu mereka membuat sejarah untuk bulu tangkis Sri Lanka. Buwaneka/Sachin berhasil melaju ke babak semifinal Commonwealth Games 2018, dan bisa bermain sampai babak perempat final di Asian Games 2018. Ini pencapaian terbaik nomor ganda putra Sri Lanka," ujar Tony.
Dalam sebuah wawancara pada bulan Januari 2019 lalu, Tony mengungkapkan bahwa dirinya tertarik menjadi pelatih kepala Sri Lanka karena ia melihat satu potensi besar yang belum tergali. "Persaingan bulu tangkis sekarang ini sudah hampir merata di semua negara, dan Sri Lanka tidak kalah dengan negara lainnya," katanya.
Kedatangan Tony ke Sri Lanka dan perannya sebagai pelatih kepala juga mendapat suport penuh dari Presiden Komite Manajemen Bulu Tangkis Sri Lanka Nishantha Jayasinghe yang notabene merupakan mantan pemain profesional.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
