Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Oktober 2026 | 16.45 WIB

Penjualan UNIQLO Eropa dan Amerika Utara Lampaui Tiongkok untuk Pertama Kalinya

Toko Uniqlo di Memorial City, Amerika Serikat. Fast Retailing melaporkan penjualan UNIQLO di Eropa dan Amerika Utara untuk pertama kalinya melampaui gabungan penjualan di wilayah Tiongkok. (Fast Retailing) - Image

Toko Uniqlo di Memorial City, Amerika Serikat. Fast Retailing melaporkan penjualan UNIQLO di Eropa dan Amerika Utara untuk pertama kalinya melampaui gabungan penjualan di wilayah Tiongkok. (Fast Retailing)

JawaPos.com - Penjualan UNIQLO di Eropa dan Amerika Utara untuk pertama kalinya melampaui gabungan penjualan di wilayah Tiongkok Raya. Pencapaian ini menandai semakin besarnya kontribusi kedua kawasan tersebut terhadap pertumbuhan Fast Retailing, induk perusahaan UNIQLO.

Pada tahun fiskal 2026 yang berakhir 31 Agustus, pendapatan UNIQLO di Eropa mencapai JPY 512,6 miliar atau sekitar Rp 57,92 triliun. Angka tersebut tumbuh 38,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, pendapatan UNIQLO di Amerika Utara meningkat 34,6 persen menjadi JPY 364,9 miliar atau sekitar Rp 41,23 triliun. Jika digabungkan, pendapatan kedua kawasan mencapai JPY 877,5 miliar atau sekitar Rp 99,16 triliun.

Nilai tersebut melampaui pendapatan UNIQLO di wilayah Tiongkok Raya yang mencapai JPY 724 miliar atau sekitar Rp 81,81 triliun. Pendapatan di kawasan yang mencakup Tiongkok daratan, Hong Kong, dan Taiwan itu meningkat 11,3 persen secara tahunan.

Pertumbuhan di Eropa dan Amerika Utara juga terlihat pada sisi laba bisnis. UNIQLO Eropa mencatat laba bisnis JPY 91,7 miliar atau sekitar Rp 10,36 triliun, naik 69 persen.

Adapun laba bisnis UNIQLO Amerika Utara meningkat 53,3 persen menjadi JPY 67,9 miliar atau sekitar Rp 7,67 triliun. Di Tiongkok Raya, laba bisnis tumbuh 24,6 persen menjadi JPY 112 miliar atau sekitar Rp 12,66 triliun.

Fast Retailing menyebut pertumbuhan di Eropa dan Amerika Utara didukung pembukaan toko unggulan, komunikasi merek yang efektif, serta peluncuran produk dengan desain yang mengikuti tren. Produk seperti Barrel Pants dan sweatshirt turut membantu menarik pelanggan baru.

Secara keseluruhan, UNIQLO International membukukan pendapatan JPY 2,41 triliun atau sekitar Rp 272,45 triliun pada tahun fiskal 2026. Nilai tersebut meningkat 26,2 persen, sementara laba bisnisnya melonjak 44,1 persen menjadi JPY 439,8 miliar atau sekitar Rp 49,70 triliun.

Fast Retailing memperkirakan pertumbuhan internasional berlanjut pada tahun fiskal 2027. Operasi UNIQLO di Eropa, Amerika Utara, Korea Selatan, serta kawasan Asia Tenggara, India, dan Australia diproyeksikan mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba dua digit.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore