
Garuda Indonesia berhasil menempati peringkat ke-10 dari 100 maskapai penerbangan dunia dalam peringkat sajian dalam penerbangan (in-flight dining) terbaik. (ANTARA)
JawaPos.com - Maskapai nasional Garuda Indonesia berhasil menempati peringkat ke-10 dari 100 maskapai penerbangan dunia dalam peringkat sajian dalam penerbangan (in-flight dining) terbaik berdasarkan studi lembaga riset konsumen Canstar pada April 2026.
Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Oentoro mengatakan bahwa perolehan tersebut mencerminkan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat pengguna jasa penerbangan.
"Ini menjadi sinyal positif sekaligus momentum penting bagi Garuda Indonesia dalam memperkuat langkah transformasi layanan yang berfokus penuh pada pengalaman pelanggan (customer experience)," katanya, dikutip Rabu (23/9).
Ia mengatakan, raihan pemeringkatan bergengsi ini melalui analisis mendalam terhadap 125.849 ulasan penumpang dari sejumlah platform terkemuka, termasuk AirlineMeals.net dan Skytrax, yang dihimpun pada November 2025.
Di mana, Canstar menerapkan standardisasi skor yang ketat dengan memperhitungkan volume ulasan dari setiap maskapai, di mana maskapai dengan jumlah ulasan kurang dari 50 secara otomatis tidak disertakan dalam pemeringkatan.
"Semangat kami adalah memastikan transformasi yang dijalankan tidak hanya memperkuat positioning kinerja perusahaan, tetapi juga menghadirkan peningkatan kualitas layanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya.
Dalam daftar 10 besar maskapai, Garuda Indonesia berdiri sejajar dengan sejumlah maskapai global papan atas lainnya, seperti Qatar Airways, Asiana Airlines, EVA Air, dan Singapore Airlines.
"Posisi ini mengukuhkan apresiasi positif penumpang terhadap kualitas hidangan yang disajikan Garuda Indonesia di udara," paparnya.
Garuda Indonesia secara konsisten mengusung kekayaan kuliner Nusantara ke dalam layanan in-flight dining. Langkah strategis ini tidak hanya menghadirkan rasa akrab bagi para penumpang domestik, tetapi juga menjadi jendela bagi penumpang internasional untuk mengenal keanekaragaman cita rasa khas Indonesia.
Kualitas hidangan di dalam kabin sendiri ditentukan melalui proses yang teliti, mulai dari seleksi bahan baku terbaik, pengembangan menu yang inovatif, penerapan standar keamanan pangan yang ketat, hingga profesionalisme awak kabin dalam penyajiannya.
"Ke depan, Garuda Indonesia berkomitmen untuk terus menyempurnakan aspek layanan penerbangan ini melalui pembenahan yang berkelanjutan. Berbagai variasi menu khas Nusantara akan terus dikembangkan demi memastikan konsistensi kualitas serta kesesuaian dengan selera dan kebutuhan penumpang di setiap perjalanan," kata dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022