Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 September 2026 | 02.35 WIB

Persaingan Alat Berat Makin Ketat, Produsen Asing Perkuat Basis Industri di Indonesia

Ilustrasi alat berat XCMG. (xcmgmachinery) - Image

Ilustrasi alat berat XCMG. (xcmgmachinery)

JawaPos.com - Persaingan industri alat berat di Indonesia tidak lagi hanya soal penjualan unit. Dukungan purnajual, ketersediaan suku cadang, kecepatan perbaikan, hingga kemampuan memproduksi dan meremajakan komponen di dalam negeri menjadi bagian penting dalam perebutan pasar, terutama di sektor pertambangan.

Gambaran tersebut terlihat dari langkah XCMG yang mulai membangun pusat remanufaktur di Balikpapan, Kalimantan Timur. Peletakan batu pertama fasilitas tersebut digelar pada 16 September kemarin dan menjadi pusat overhaul serta remanufaktur komponen peralatan pertambangan pertama XCMG di luar negeri.

Fasilitas ini diposisikan sebagai bagian dari upaya memperkuat rantai industri alat berat perusahaan di Indonesia. Bagi pasar domestik, keberadaan fasilitas semacam ini berpotensi mengubah persaingan dari sekadar menawarkan harga dan spesifikasi unit menjadi kompetisi dalam menyediakan layanan sepanjang usia operasional alat.

Diketahui, Indonesia sendiri memang memiliki posisi penting bagi industri alat berat karena permintaan dari sektor pertambangan masih menjadi salah satu penopang pasar. Beberapa merek besar beradu strategi di segmen ini mulai dari brand Eropa, Jepang hingga Tiongkok seperti XCMG.

Pengoperasian alat seperti excavator, dump truck, dan berbagai mesin pendukung membutuhkan tingkat ketersediaan yang tinggi karena penghentian unit dapat berdampak langsung terhadap kegiatan produksi.

Dalam kondisi tersebut, waktu tunggu perbaikan dan pengadaan komponen menjadi salah satu pertimbangan operator tambang. Produsen yang mampu mendekatkan fasilitas perbaikan dan pasokan komponen ke lokasi pasar memiliki peluang untuk memperpendek waktu perawatan.

Pusat Remanufaktur XCMG Indonesia dirancang untuk menangani sejumlah fungsi, mulai dari overhaul dan remanufaktur komponen inti, pergudangan suku cadang regional, pelatihan tenaga teknis lokal, hingga rekondisi unit bekas.

Dengan skema tersebut, komponen yang sebelumnya membutuhkan proses perbaikan lebih panjang dapat ditangani melalui fasilitas lokal setelah proyek selesai dibangun.

“Dengan hadirnya pusat remanufaktur di Indonesia, proses overhaul dan respons penyediaan suku cadang dapat dilakukan lebih cepat,” ujar perwakilan salah satu pelanggan utama XCMG dari sektor pertambangan di Indonesia.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore