Rangkaian kereta MRT saat akan memasuki Stasiun MRT Blok M, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - PT MRT Jakarta (Perseroda) resmi memulai proyek pemutakhiran sistem pengumpulan tarif otomatis atau automatic fare collection (AFC) di seluruh stasiun Lin Utara–Selatan Fase 1. Langkah ini diambil guna meningkatkan keandalan layanan seiring melonjaknya jumlah penumpang serta menyambut operasional MRT Fase 2A mendatang.
Kepastian teknologi ini ditandai melalui penandatanganan kontrak kerja sama antara PT MRT Jakarta dengan Consortium of Hitachi Rail Hong Kong Limited dan PT Softorb Technology Indonesia (CHS). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Weni Maulina, CEO Hitachi Rail Hong Kong Limited Nicolas Rabat, serta Direktur PT Softorb Technology Indonesia Rendy Ardilles.
Melalui kerja sama ini, seluruh peralatan dan sistem pengumpulan tarif otomatis di 13 stasiun MRT Jakarta Fase 1 akan dimodernisasi secara bertahap. Salah satu perubahan fisik yang nantinya langsung dirasakan oleh para pengguna jasa adalah penyederhanaan gerbang pembayaran atau passenger gate.
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat menjelaskan, pembaruan ini sengaja dirancang untuk menciptakan standarisasi perangkat di lapangan, sehingga proses masuk dan keluar stasiun menjadi jauh lebih efisien.
"Misalnya nantinya hanya akan ada satu jenis reader di passenger gate stasiun. Pemutakhiran ini diperlukan sebagai langkah strategis penyelarasan dan kesinambungan sistem yang nantinya akan digunakan di Fase 2A Lin Utara Selatan. Seluruh proses pemutakhiran sistem pembayaran tiket di 13 stasiun MRT Jakarta Fase 1 ditargetkan rampung pada tahun 2028," ungkap Tuhiyat, Selasa (28/7).
Tidak sekadar peremajaan alat di stasiun, penyelarasan teknologi ini juga menjadi fondasi penting dalam pengembangan ekosistem pembayaran berbasis akun atau account based ticketing (ABT) di jaringan MRT Jakarta.
Tuhiyat menegaskan bahwa transformasi digital pada sistem tiket ini muaranya adalah kemudahan dan kenyamanan para mobilitas penumpang harian.
"Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan keandalan dan kualitas layanan pelanggan MRT Jakarta. Dengan bertambahnya angka keterangkutan MRT Jakarta serta persiapan operasional Fase 2A, kerja sama ini merupakan langkah penting dalam menyelaraskan sistem pengumpulan tarif otomatis yang terintegrasi dan modern," paparnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
