
Standar keselamatan pelayaran Indonesia konsisten di tingkat internasional. BKI raih 'High Performance' dan turunkan angka detensi armada nasional 2025.
JawaPos.com - Upaya memperkuat keselamatan pelayaran nasional terus menunjukkan hasil positif. PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI kembali mempertahankan kategori “High Performance” dalam laporan Tokyo MoU 2025.
Pada periode yang sama, bendera Indonesia juga tetap masuk dalam daftar negara dengan kinerja tinggi di bidang keselamatan pelayaran internasional.
Capaian ini menunjukkan konsistensi berbagai pihak dalam mendukung peningkatan keselamatan pelayaran nasional dan penguatan kualitas armada Indonesia di tingkat internasional.
“Kontribusi Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan RI sebagai regulator, pemilik dan operator kapal serta peranan dukungan INSA, mitra industri, serta BKI sebagai Recognized Organization menjadi bagian penting dalam pencapaian ini,” ucap Direktur Utama PT BKI (persero), R Benny Susanto, dikutip Kamis (14/5).
Tokyo Memorandum of Understanding on Port State Control in the Asia-Pacific Region (Tokyo MoU) merupakan kerja sama regional antarnegara di kawasan Asia-Pasifik di bidang Port State Control (PSC) yang bertujuan meningkatkan keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan laut, dan kondisi kerja awak kapal melalui pengawasan kapal asing yang berkunjung ke pelabuhan negara anggota.
Penilaian daftar kinerja negara bendera dan Recognized Organization tahun 2025 dilakukan berdasarkan akumulasi data inspeksi dan detensi kapal selama tiga tahun terakhir, yaitu periode 2022–2025.
Dalam periode tersebut, jumlah pemeriksaan terhadap kapal berbendera Indonesia tercatat relatif stabil, sementara angka detensi menunjukkan tren penurunan secara konsisten sejak 2023 hingga 2025.
Capaian “High Performance” bagi negara bendera Indonesia dan BKI sebagai Recognized Organization diharapkan dapat mendukung kelancaran operasional armada berbendera Indonesia di tingkat internasional, sekaligus mendorong peningkatan standar keselamatan pelayaran secara berkelanjutan.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
