
Perum Perhutani melalui unit bisnis Perhutani Pine Chemical Industry (PPCI) berhasil meraih peringkat “PROPER Biru” dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) periode Pengelolaan Lingkungan Hidup tahun 2024–2025/(Istimewa).
JawaPos.com - Perum Perhutani melalui unit bisnis Perhutani Pine Chemical Industry (PPCI) berhasil meraih peringkat “PROPER Biru” dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) periode Pengelolaan Lingkungan Hidup tahun 2024–2025.
PROPER merupakan salah satu kebijakan pemerintah, untuk memastikan pelaku usaha taat dan patuh terhadap peraturan pengelolaan lingkungan, serta mendorong meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan dengan prinsip keberlanjutan dan transparansi
Direktur Komersial Perum Perhutani, Anggar Widiyatmoko menyampaikan Peringkat PROPER Biru menunjukkan bahwa PPCI Perhutani telah memenuhi seluruh ketentuan dan persyaratan dalam pengelolaan lingkungan hidup sesuai dengan regulasi yang berlaku. Hal ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan operasional yang patuh terhadap standar lingkungan, termasuk dalam pengelolaan limbah, pengendalian pencemaran, kepatuhan perizinan dan dokumen lingkungan serta pemantauan kualitas lingkungan secara berkala.
Anggar menambahkan bahwa PPCI sendiri merupakan unit industri Perhutani yang bergerak di bidang pengolahan hasil hutan bukan kayu, khususnya getah pinus, menjadi produk turunan bernilai tambah seperti gondorukem, terpentin dan produk derivatif lainnya. Keberadaan PPCI menjadi bagian penting dalam mendukung hilirisasi hasil hutan sekaligus menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan berbasis sumber daya alam.
“Capaian ini merupakan langkah awal untuk terus meningkatkan kinerja lingkungan ke tingkat yang lebih tinggi. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis, guna mendukung pembangunan berkelanjutan dan menjaga kelestarian sumber daya hutan Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu Wakil Menko Pangan yang sebelumnya menjabat Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq dalam siaran pers Kementerian LH menegaskan bahwa PROPER kini telah berkembang jauh melampaui fungsi awalnya sebagai instrumen kepatuhan.
“PROPER bukan lagi sekadar alat evaluasi administratif. PROPER adalah motor transformasi yang mendorong perusahaan tidak hanya taat, tetapi melampaui ketaatan melalui inovasi, efisiensi sumber daya, dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujar Menteri Hanif.
Menteri Hanif menambahkan bahwa hasil penilaian menunjukkan adanya kemajuan, meskipun tantangan masih besar. Sebanyak 282 perusahaan berhasil mencapai kategori lebih dari ketaatan (beyond compliance), terdiri dari 39 perusahaan berperingkat Emas dan 243 perusahaan berperingkat Hijau. Sementara itu, mayoritas perusahaan berada pada kategori taat dengan peringkat Biru, dan masih terdapat perusahaan yang belum memenuhi ketentuan lingkungan, termasuk yang masuk kategori Merah dan Hitam.
“Kita mengapresiasi perusahaan yang telah menunjukkan kepemimpinan lingkungan. Namun, bagi yang belum taat, pemerintah tidak akan ragu melakukan pembinaan secara ketat hingga penegakan hukum. Perlindungan lingkungan hidup adalah kewajiban, bukan pilihan,” terangnya.
Sebagai informasi tambahan menurut data Kementerian LH/BPLH pada periode 2024-2025, sebanyak 5.476 perusahaan dari berbagai sektor telah mengikuti penilaian PROPER, meningkat 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan semakin kuatnya kesadaran dunia usaha untuk mempertanggungjawabkan kinerja lingkungan secara terbuka sekaligus memperkuat akuntabilitas publik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022