Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 April 2026 | 13.39 WIB

Kunjungan Kerja ke Pabrik Aqua, Panja DPR Soroti Sumur Resapan hingga Daur Ulang Plastik  

Panitia Kerja Air Minum Dalam Kemasan (Panja AMDK) Komisi VII DPR RI memberikan apresiasi terhadap upaya PT Tirta Investama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. (Istimewa) - Image

Panitia Kerja Air Minum Dalam Kemasan (Panja AMDK) Komisi VII DPR RI memberikan apresiasi terhadap upaya PT Tirta Investama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. (Istimewa)

JawaPos.com - Panitia Kerja Air Minum Dalam Kemasan (Panja AMDK) Komisi VII DPR RI memberikan apresiasi terhadap upaya PT Tirta Investama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Produsen air minum bermerek Aqua tersebut dinilai telah berkontribusi melalui pembangunan sumur resapan serta pengelolaan daur ulang plastik.

"Kalau dilihat dari paparan yang disampaikan, berbagai upaya tersebut sudah dilakukan. Hal yang sama juga kami temukan saat kunjungan lapangan, mulai dari keberadaan sumur resapan, sumur pantau, hingga kegiatan penghijauan yang sudah berjalan dengan baik," ujar Ketua Tim Panja, Evita Nursanty di Jakarta, Senin (13/4).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah kunjungan ke pabrik Aqua di Klaten pada Kamis (9/4). Evita menjelaskan bahwa perusahaan juga telah membangun sumur pantau guna mengawasi debit air yang diambil setiap hari, sehingga potensi eksploitasi air tanah dapat dicegah.

"Pada lokasi sumur pompa telah dipasang alat monitoring digital sehingga pengambilan air dapat terukur dan terpantau secara real-time," katanya.

Anggota Panja AMDK lainnya, Eva Monalisa, turut mengungkapkan temuan positif, terutama dalam pengelolaan limbah plastik dan konservasi air. Ia juga menyoroti program penyediaan air bersih bagi warga sekitar sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

"Itu ada 3 sampai 4 desa di sekitaran sumber mata air digali sumur tersendiri oleh Aqua agar bisa dimanfaatkan warga dan itu menjadi program yang benar-benar menyentuh masyarakat sekitar," kata Eva Monalisa.

Politisi PKB tersebut menambahkan bahwa pengawasan terhadap penggunaan air dilakukan melalui sumur pantau, sehingga debit air tetap terkendali dan risiko penurunan muka tanah dapat dihindari.

"Jadi isu eksploitasi air itu tidak ada karena kami melihat sendiri saat berkunjung ke pabrik, sumber air, hingga sumur pantau mereka," katanya.

Ia berharap praktik serupa dapat diterapkan oleh seluruh pelaku industri air minum dalam kemasan di Indonesia. Panja pun berencana melakukan kunjungan ke berbagai perusahaan AMDK lainnya untuk mendorong peran aktif industri dalam mengatasi persoalan yang ada.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore