
BPS mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juni 2025 mencapai 1,42 juta kunjungan. (istimewa)
JawaPos.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menilai periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) sebagai waktu yang pas untuk menjaga laju konsumsi masyarakat di penghujung tahun. Kamis lalu (19/12), Menteri Perdagangan Budi Santoso membuka rangkaian Belanja di Indonesia Aja (BINA) Indonesia Great Sale 2025 yang bakal didapuk untuk menjaga momentum konsumsi akhir tahun.
Program itu digagas Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) bersama Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI). BINA Indonesia Great Sale 2025 berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, melibatkan 412 pusat perbelanjaan dan 380 peritel di berbagai daerah. Konsumen bisa menikmati potongan harga hingga 80 persen, ditambah diskon 11 persen khusus wisatawan mancanegara melalui skema pengembalian PPN (VAT refund).
Menurut Budi, keberhasilan program belanja nasional bergantung pada kerja bersama pemerintah, pelaku usaha, dan asosiasi ritel. Targetnya bukan sekadar mendongkrak transaksi, tetapi juga memperbaiki pengalaman belanja dan memperluas ruang bagi produk UMKM.
"Keberhasilan program belanja nasional memerlukan sinergi kuat pemerintah, pelaku industri, dan asosiasi ritel. Kami menargetkan peningkatan pengalaman belanja; kenaikan penjualan ritel; hingga perluasan eksposur produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar memberikan dorongan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya.
Dia juga mengapresiasi Hippindo yang menggabungkan berbagai program belanja nasional dalam satu payung BINA. Mendag Busan berharap rangkaian program belanja di kuartal IV 2025 bisa melampaui capaian periode yang sama tahun lalu sebesar USD 71,2 triliun. Selain BINA Indonesia Great Sale, sejumlah agenda lain turut digelar, seperti Harbolnas, EPIC Sale, Bali Nusra Great Sale, dan Surabaya Holiday Super Sale.
Sepanjang triwulan I hingga III 2025, pemerintah mencatat enam program belanja nasional, mulai dari BINA Diskon Lebaran hingga Indonesia Shopping Festival, mencetak transaksi Rp 272,39 triliun. "Total transaksi pada periode tersebut berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi," ujar Budi.
Dia menambahkan, konsumsi rumah tangga masih menjadi tulang punggung ekonomi. Pada triwulan III 2025, kontribusinya mencapai 53,14 persen terhadap PDB. Kinerja itu tercermin dari indeks penjualan riil yang tumbuh 4,30 persen pada Oktober 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
"Capaian ini didukung oleh terjaganya pasar dalam negeri melalui pengamanan pasokan dan stabilisasi harga. Pertumbuhan perdagangan dalam negeri selama ini tidak terlepas dari peran nyata para pelaku industri ritel," urai Budi.
Data BPS juga menunjukkan sektor ritel tampil solid. Ekonomi tumbuh 5,04 persen pada triwulan III 2025, indeks penjualan eceran riil naik 4,67 persen, sementara transaksi e-ritel dan marketplace tumbuh 6,19 persen dibanding triwulan sebelumnya.
Dari sisi pengelola pusat belanja, Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja menyebut Nataru sebagai salah satu puncak penjualan ritel setelah Ramadan dan Idulfitri. "Triwulan IV 2025 menjadi sangat penting untuk memastikan seluruh penjualan bisa dimaksimalkan untuk menutup tahun. Kami optimistis karena di triwulan IV 2025 ada Natal dan momen akhir tahun, kemudian triwulan I 2026 ada Tahun Baru, Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah juga berharap BINA Indonesia Great Sale 2025 dapat mengalihkan minat belanja masyarakat dari luar negeri ke dalam negeri. Dia menegaskan komitmen Hippindo mempertemukan merek lokal dan global, sekaligus memperluas ruang bagi produk UMKM dan IKM di jaringan ritel.
"Kami juga berkoordinasi dengan sektor UMKM dan industri kecil menengah (IKM) untuk mencari pemasok. Kami mendukung berbagai program UMKM dengan mencari pabrik dan pemasok produk lokal. Kami butuh barangnya, dan semoga barang-barang tersebut dapat kita siapkan untuk dijual di toko-toko kita," ujar Budihardjo.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022