
Layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (21/10/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Emiten manufaktur komponen otomotif terkemuka di Tanah Air, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) bertekad menjaga momentum pertumbuhan dari pencapaian kinerja yang solid dan positif hingga kuartal III tahun ini. Dengan menjaga momentum tersebut, perseroan optimistis akan dapat meraih target penjualan sebesar Rp 6 triliun pada 2025.
Pada periode Januari-September tahun ini sendiri, penjualan DRMA tercatat tumbuh 9,20 persen YoY menjadi Rp 4,39 triliun. Sementara laba bersih meningkat 1,69 persen YoY menjadi Rp 428,11 miliar.
Segmen roda dua (2W) yang mencatatkan penjualan sebesar Rp 2,72 triliun, merupakan kontributor utama pendapatan perseroan. Segmen 2W ini menyumbang 62 persen dari total penjualan konsolidasi DRMA.
Dalam hal strategi inovasi, sepanjang 2025 perseroan terus menjalankan pertumbuhan organik secara konsisten dengan melakukan diversifikasi bisnis usaha dan produk serta efisiensi proses produksi.
Dalam rangka diversifikasi tersebut, DRMA terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui unit Dharma Connect (DC) dan meluncurkan produk baru seperti Aki Lithium 12V 6Ah, 12V 3,5Ah, serta Battery Energy Storage System (BESS).
Sementara untuk efisiensi manufaktur, DRMA telah menerapkan otomatisasi pada fasilitas produksi. Selain meningkatkan efisiensi, otomatisasi ini juga meningkatkan produktivitas dan kualitas produk yang sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan rantai pasok sehingga stabilitas usaha bisa terjaga.
Implementasi dari strategi tersebut menjadikan kinerja DRMA tumbuh positif tahun ini. Kedepan, perseroan berencana mengombinasikan strategi pertumbuhan organik dan anorganik untuk memperkuat kinerja jangka panjang. Salah satu inisiatif anorganik yang tengah disiapkan adalah rencana akuisisi PT Mah Sing Indonesia (MSI), perusahaan manufaktur plastik.
"Saat ini kami berada pada tahap awal penyelesaian dokumen dan proses hukum terkait akuisisi PT MSI," ujar President Direktur Dharma Polimetal, Irianto Santoso, dalam public expose, dikutip Jumat (21/11).
PT MSI merupakan anak perusahaan dari Mah Sing Group Berhad, sebuah kelompok usaha konglomerasi asal Malaysia yang memiliki portofolio bisnis luas meliputi sektor properti, industri plastik, dan manufaktur. Jika terlaksana, langkah strategis berbentuk akuisisi ini tentunya akan memperkuat posisi DRMA di industri manufaktur komponen plastik untuk kendaraan roda empat (4W).
"Akuisisi ini juga sejalan dengan strategi inovasi perusahaan dalam meningkatkan diversifikasi dan ekspansi bisnis," tutup Irianto.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022