
Ilustrasi pasar modal. (Istimewa)
JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Indonesia butuh investasi sebesar Rp 8.705 triliun di 2027. Pasar modal paling diharapkan untuk memenuhi investasi ini.
Sebab, APBN hanya mampu memodali investasi tahun depan hanya Rp 459 triliun, ditambah kontribusi BUMN dan Danantara sebesar Rp 330 triliun.
“APBN hanya mampu menjangkau sekitar Rp 459 triliun. Sebagian lagi oleh BUMN termasuk dan antara sebesar Rp 330 triliun. Sisanya sebagian besar harus berasal dari sumber pembiayaan swasta” ujar Wakil Menteri Keuangan Juda Agung dalam HUT Pasar Modal, Jakarta, Senin (10/8).
Juda mengatakan, sekitar Rp 7.973 triliun atau sekitar 91 persen investasi hanya bisa berasal dari pembiayaan swasta melalui beberapa instrument, baik bank, pembiayaan lain, hingga pasar modal atau bursa efek Indonesia (BEI).
Menurut dia, pasar modal memiliki peran strategis sebagai sumber pembiayaan swasta.
Pasalnya, pasar modal dapat berfungsi untuk mempertemukan antara kebutuhan pembiayaan korporasi dan pemodal baik dari investor dalam negeri maupun luar negeri.
“Ia (pasar modal) adalah jembatan yang menghubungkan kebutuhan pembiayaan korporasi dengan dana masyarakat. Ia adalah sumber pembiayaan yang efisien, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya.
Menurut Juda, pasar modal memiliki peran penting sebagai katalis pertumbuhan ekonomi nasional.
Karena itu, pemerintah mendorong terwujudnya pasar modal Indonesia yang dalam, likuid, tepercaya, dan kredibel.
Hal tersebut dibutuhkan agar pasar modal Indonesia dapat berperan secara optimal dalam memfasilitasi investasi dan mendukung target-target pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022