JawaPos.com - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia (LKPP RI) memperkenalkan program GAPAI KATALOG V6 (Gerakan Akselerasi Pengadaan Pangan Inovatif melalui e-Katalog Versi 6) untuk mendukung industri Pangan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Kepala LKPP RI, Sarah Sadiqa, S.H., M.Sc menyampaikan bahwa inovasi pengadaan agar terus dilakukan untuk mewujudkan transformasi pengadaan barang/jasa pemerintah yang adaptif, efektif dan efisien untuk mendukung program prioritas nasional secara cepat dan tepat, transparan dan akuntabel.
Hal ini mengemuka dalam diskusi antara LKPP dan Mbizmarket yang dihadiri Kepala LKPP Sarah Sadiqa, S.H., M.Sc, Deputi Transformasi Pengadaan Digital LKPP RI, Patria Susantosa, Sekretaris Utama LKPP RI, Iwan Herniwan, Kabag Tata Usaha LKPP RI, Dewi Sadtyaji, Analis Kebijakan Madya LKPP RI, Devi Yanurida, dan manajemen Mbizmarket pada 30 September 2025 di kantor LKPP RI di Jakarta.
Menurut Patria Susantosa, GAPAI Katalog V6 adalah salah satu bentuk inovasi penting untuk meningkatkan kinerja pengadaan nasional.
Industri pangan memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Sebagai sektor yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga konsumen rumah tangga, industri pangan bukan hanya penopang kebutuhan dasar, tetapi juga mesin pertumbuhan yang mampu mendorong penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya saing, dan pengentasan kemiskinan.
Berdasarkan data BPS, nilai industri pangan meningkat signifikan dari tahun ke tahun dan mencapai Rp 981 Triliun pada 2024. Kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional juga sangat penting karena porsinya mencapai 38% dari industri pengolahan nonmigas atau 6,61 % terhadap PDB nasional yang mencapai Rp16,97 kuadriliun (BPS, 2024). Dengan demikian, prioritasi pada pengembangan sektor ini akan sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
Digitalisasi pengadaan barang/jasa pemerintah dari hulu ke hilir dalam ekosistem industri pangan sangat membantu pengadaan yang lebih cepat, tepat dan transparan. Mulai dari rantai pasok industri pangan, katalog v6 sangat membantu percepatan dan akuntabilitas pengadaan pupuk, benih, pestisida, alat mesin pertanian, ternak, hingga program cetak sawah.
GAPAI Katalog v6 akan mengakselerasi perubahan kebijakan Katalog Elektronik pasca Perpres 46/2025, penguatan platform Katalog V6, penguatan infrastruktur digital, penguatan adopsi digital dan konsolidasi sektor Pangan. Salah satu yang menjadi target ada perluasan transasksi sektor pangan melalui Katalog V6 serta meningkatkan jumlah pelaku usaha khususnya UMKM di sektor ini.
Sebagai mitra lokapasar LKPP RI, Mbizmarket berkomitmen untuk mendukung penuh Program GAPAI dari LKPP RI. Ryn Mulyanto Riyadi Hermawan, selaku CEO & Co Founder Mbizmarket, menekankan bahwa pihaknya siap mendukung penuh Program GAPAI dari LKPP RI.
"Mbizmarket berkomitmen mendukung penuh program GAPAI dari LKPP RI ini, kami siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mensukseskan program ini, karena kami melihat hal ini merupakan terobosan yang bagus untuk sistem pengadaan barang jasa pemerintah terutama melalui lokapasar mitra LKPP RI untuk memberikan pengalaman transaksi yang cepat, tepat dan transparan " ujar Ryn menambahkan.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
