
Pemandangan alam di Ubud, Bali, menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang ingin melepas penat dan mencari ketenangan jiwa. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com - Setiap 10 Oktober, dunia memperingati Hari Kesehatan Mental yang pertama kali dicetuskan oleh World Federation for Mental Health pada 1992. Tujuan peringatan ini adalah meningkatkan kesadaran global akan pentingnya kesehatan jiwa, sebuah isu yang kerap terabaikan dalam keseharian.
Kini, momentum tersebut tidak hanya menjadi agenda kampanye, tetapi juga pengingat bagi masyarakat untuk memberi ruang bagi diri sendiri di tengah tekanan hidup modern dan kesibukannya yang menguras emosi dan jiwa.
Kesadaran itu turut tercermin dalam cara orang berlibur. Bukan lagi sekadar pelarian dari rutinitas, liburan kini dipandang sebagai sarana merawat kesehatan mental dan mengisi ulang energi.
Konsep wisata berbasis wellness dan olah raga semakin digemari: yoga di alam terbuka, tur bersepeda, trekking pagi hari, hingga resor dengan fasilitas spa dan meditasi menjadi pilihan populer.
Fenomena ini sejalan dengan proyeksi Kementerian Pariwisata Indonesia yang menyebutkan bahwa lebih dari 56 persen pakar memprediksi wisata kesehatan akan menjadi tren utama pada 2025.
Dengan meningkatnya minat masyarakat, wisata wellness bukan lagi dianggap sebagai pasar khusus, melainkan sudah menjelma menjadi arus utama dalam dunia pariwisata.
Menyambut tren tersebut, platform perjalanan Traveloka turut mengangkat 10 perjalanan inspiratif bertema wellness untuk mengingatkan kembali bahwa liburan bisa menjadi ruang pemulihan diri, khususnya menjelang Hari Kesehatan Mental Dunia.
"Perjalanan kini tidak lagi sekadar tentang menjelajahi destinasi, tetapi juga sarana merawat kesehatan fisik dan mental, serta memperkuat koneksi dengan hal-hal bermakna," ujar Baidi Li, VP Commercial Traveloka melalui keterangannya, Jumat (26/9).
Berdasarkan data pemesanan paruh pertama 2025, sejumlah kota di Indonesia muncul sebagai favorit wisatawan untuk liburan bernuansa wellness. Beberapa di antaranya adalah:
- Ubud, Bali – Yoga dan meditasi di tengah alam hijau serta spa tradisional Bali.
- Yogyakarta – Wisata bersepeda ke situs sejarah dan jalur pedesaan.
- Lombok – Aktivitas air seperti snorkeling, berselancar, hingga kelas yoga di resor.
- Danau Toba – Relaksasi dengan panorama geopark UNESCO.
- Jakarta – Staycation dengan fasilitas spa dan kebugaran di hotel ternama.
Selain itu, pengalaman seperti trekking Gunung Batur di Bali, lari di taman kota Surabaya, eksplorasi mangrove di Bintan, hingga wisata kuliner sehat di Padang juga semakin diminati.
Sementara itu, para psikolog juga kerap menekankan bahwa istirahat berkualitas merupakan salah satu cara sederhana menjaga kesehatan mental. Dengan rutinitas yang padat, liburan yang memadukan alam, aktivitas fisik, dan relaksasi dapat menjadi 'terapi' untuk mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, sekaligus memperkuat hubungan sosial.
Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan ruang pemulihan diri, tren wisata wellness hadir sebagai salah satu jawaban. Momentum Hari Kesehatan Mental Dunia tahun ini mengingatkan bahwa perjalanan tidak hanya soal jarak tempuh, tetapi juga tentang menemukan kembali keseimbangan diri.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
