Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Mei 2025 | 18.57 WIB

AISA Pastikan Tak Terdampak dengan Perang Dagang di Kuartal Pertama 2025, Pasar Domestik jadi Alasan

Ilustrasi ekspor. (Dok. JawaPos.com) - Image

Ilustrasi ekspor. (Dok. JawaPos.com)

JawaPos.com - PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) memastikan tidak terdampak perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang sempat memanas.

Direktur Utama PT FKS Food Sejahtera Tbk, Gerry Mustika, mengungkapkan bahwa perusahaan tak terdampak perang dagang. Sebab, pasar utama AISA merupakan pasar domestik.

saat ini, pihakya berhasil meningkatkan cakupan outlet aktif mencapai 100.000 outlet yang telah berinteraksi dengan kanal distribusi perusahaan.

Terlebih, tujuan pasar ekspor AISA bukanlah negara-negara yang menerapkan tarif pada perang dagang.

Hanya saja, perusahaan mengidentifikasi peluang baru di berbagai kawasan, terutama Tiongkok sebagai pasar prioritas pada sisi ekspor. 

“Kami juga sedang menjajaki beberapa negara lain sebagai bagian dari ekspansi internasional. Produk utama kami saat ini masih didominasi oleh lini snack. Namun, ke depan kami membuka peluang untuk pengembangan produk baru,” kata Gerry beberapa waktu lalu.

Sementara itu, memasuki Kuartal I 2025, pihaknya telah menjalankan berbagai inisiatif efisiensi lintas divisi serta optimalisasi operasional.

Pada lini riset dan pengembangan (R&D) saja, tutur Gerry, pihaknya mendorong penciptaan produk baru berbasis formulasi dan teknologi terkini untuk mendukung kebutuhan konsumen yang terus berkembang.

Di sisi lain, besaran capex (capital expenditure) atau belanja modal perusahaan pada 2025 saat ini mencapai angka Rp 100 miliar. Adapun untuk pertumbuhan laba bersih salah satunya ditopang oleh optimalisasi biaya operasional AISA.

Pada 2024, perusahaan juga membukukan capaian yang baik. AISA memperoleh laba bersih dengan angka Rp 69,48 miliar, melonjak tajam sebesar 269,66 persen dari laba bersih 2023 senilai Rp 18,8 miliar.

Bahkan, laba usaha perusahaan juga tumbuh sebesar 75,51 persen dari Rp76,48 miliar pada 2023, menjadi Rp134,23 miliar pada akhir 2024. 

Dalam Laporan Keuangan, AISA juga berhasil membukukan penjualan bersih (netto) sebesar Rp 1,92 triliun sepanjang 2024.

Tumbuh sebesar 12,71 persen dari tahun sebelumnya yakni Rp1,7 triliun, sehingga menggambarkan efektivitas dari strategi pertumbuhan yang dijalankan. 

Hal ini juga menunjukkan keberhasilan strategi perusahaan dalam memperkuat jaringan distribusi, efisiensi operasional dan tata kelola yang baik.

“Perseroan menyadari pentingnya memiliki jaringan distribusi yang kuat untuk menjangkau pelanggan secara efisien dan memperluas pangsa pasar. Karena itu kami konsisten fokus pada perluasan distribusi serta penguatan kampanye pemasaran, serta riset dan pengembangan produk untuk memenuhi kebutuhan konsumen,” imbuh Gery.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore