
Brantas Abipraya memiliki enam UMK yang sedang dibina di program
JawaPos.com - PT Brantas Abipraya (Persero) meluncurkan program Abipraya UMK Naik Kelas, berupa kegiatan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil (UMK) melalui pelatihan produk, manajemen keuangan, dan penyediaan peralatan usaha ramah lingkungan. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini dimaksudkan guna meningkatkan kualitas, daya saing, dan mengurangi dampak perubahan iklim.
"Program UMK Naik Kelas ini berkontribusi pada pengembangan UMK yang berkelanjutan dengan memberikan keterampilan praktis yang dapat digunakan jangka panjang, serta dukungan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan pengelolaan keuangan secara mandiri," kata Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana dalam keterangannya Kamis (22/5).
Dian Sovana menambahkan, saat ini Brantas Abipraya memiliki enam UMK yang sedang dibina, diantaranya Hanenda Craft yaitu anyaman dari Jogjakarta dan Boyolali; Plasticplay yaitu produk daur ulang sampah; serta, Ecotouch Tunik, daur ulang limbah tekstil. Kemudian, Garva Parfum, parfum produk lokal dari Malang, Jawa Timur; Finarco, difuser dari Bandung, Jawa Barat; dan Keripik Singkong hasil UMK dari Bandung, Jawa Barat.
Semuanya masuk dalam program UMK Naik Kelas, dengan target lima tahun kedepan mitra binaan BUMN ini dapat meningkatkan kapasitas, optimalisasi kinerja, akses new market dan berinovasi.
Salah satu bentuk komitmen untuk naik kelas adalah dengan adanya Gallery UMK & Craft Abipraya yang telah diresmikan pada 1 Agustus 2024. Di galeri ini, barang-barang dari UMK binaan Abipraya dipamerkan dan sebagai wadah mempromosikan produk-produk UMK binaan.
"Galeri ini menampilkan berbagai produk unggulan dari UMK, mulai dari kerajinan tangan hingga makanan dan minuman, yang dapat langsung dibeli oleh pelanggan dan tamu. Dengan adanya gallery ini, kami berupaya memperluas eksposur produk UMK binaan dan mendukung peningkatan pendapatan UMK," imbuh Dian Sovana.
Untuk semakin memudahkan akses ke produk UMK binaan, Brantas Abipraya juga menyediakan vending machine yang diisi dengan berbagai pilihan makanan dan minuman dari UMK binaan BUMN ini. Inisiatif ini tidak hanya memperluas distribusi produk tetapi juga menghadirkan solusi pemasaran yang lebih modern dan mudah dijangkau.
"Sejalan dengan SDG's (Sustainable Development Goals), melalui TJSL Brantas Abipraya berperan aktif meningkatkan produktivitas ekonomi yang lebih tinggi dengan diversifikasi peningkatan inovasi teknologi, termasuk melalui fokus pada sektor yang memberi nilai tambah tinggi dan padat karya," tutup Dian Sovana.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
