Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Mei 2025 | 05.09 WIB

Manajemen Chandra Asri Buka Suara usai Diminta Jatah Proyek Rp 5 Triliun oleh Kadin Cilegon

Direktur Legal dan External Affairs Chandra Asri Alkali, Edi Rivai di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Rabu (14/5). (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Manajemen PT Chandra Asri Alkali yang merupakan pemilik proyek pembangunan Pabrik Kimia Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) akhirnya buka suara usai viral di media sosial karena diminta bagi proyek Rp 5 triliun oleh Kadin Cilegon. Direktur Legal dan External Affairs Chandra Asri Alkali, Edi Rivai menyampaikan pihaknya akan tetap berkomitmen untuk berinvestasi di dalam negeri.

Salah satunya untuk mendukung target pemerintah yang ingin mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Selain itu, pihaknya menyampaikan terima kasih, pasca kejadian viral di media sosial langsung difasilitasi untuk bertemu dengan sejumlah lembaga terkait.

Hal ini sebagaimana disampaikan usai pertemuan internal yang dilakukan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kota Cilegon, Polda Banten, hingga Kadin Pusat. "Kami dari Chandra Asri mengucapkan terima kasih telah difasilitasi dengan baik, dan tentu Chandra Asri terus berkomitmen untuk berinvestasi di Indonesia, memastikan pertumbuhan 8 persen ini dapat tercapai," kata Edi Rivai dalam konferensi pers di Kantor BKPM, Jakarta, Rabu (14/5).

Lebih lanjut, Edi juga menyampaikan bahwa PT Chandra Asri Alkali akan terus berkomitmen dengan segala aturan di dalam negeri yang harus ditaati. Bahkan ke depan, Chandra Asri berharap bahwa proyek yang masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) ini akan berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu.

"Harapan ke depan (proyek PSN) berjalan dengan lancar sesuai dengan waktu yang cukup ketat, untuk itu kolaborasi dan inovasi dan kemudian juga ke depan lebih baik lagi, tidak ada lagi hal-hal yang tidak kita inginkan," jelas Edi.

Terakhir, di tengah kehebohan aksi minta jatah dari 'oknum' Kadin Cilegon, ia justru menyampaikan permintaan maaf. Tanpa membeberkan kronologi secara detail, Edi berharap bahwa kegaduhan yang terjadi bisa segera selesai dan bisa memantik kekuatan bersama.

"Kami juga mohon maaf kiranya kemarin kemarin dengan adanya proyek ini membuat sedikit lumayan kegaduhan. Mudah-mudahan ini segera selesai dan menjadi satu kekuatan bersama untuk menumbuhkan Indonesia," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore