
seorang penumpang Bus Apoorva tertangkap kamera melakukan pemukulan terhadap sopir bus lain di kawasan Cilegon pada Sabtu (28/3), sekitar pukul 07.49 WIB.
JawaPos.com - Aksi arogan di jalan raya kembali terekam kamera dan viral di media sosial. Kali ini, seorang penumpang Bus Apoorva tertangkap kamera melakukan pemukulan terhadap sopir bus lain di kawasan Cilegon pada Sabtu (28/3), sekitar pukul 07.49 WIB.
Kejadian ini menjadi perbincangan hangat setelah diunggah oleh akun Instagram @dylanalfarezel20. Insiden bermula dari perselisihan di jalan yang berujung pada tindakan fisik yang tidak semestinya.
Berdasarkan keterangan pemilik akun, keributan dipicu oleh aksi bus yang mencoba menyalip dari sisi kiri namun gagal. Setelah itu, bus tersebut memotong jalan dan memaksa bus korban untuk berhenti.
Meski situasi sempat memanas, pihak operasional bus sebenarnya sudah menunjukkan niat baik untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.
"Sopir dan kru sudah ada itikad baik dan melakukan mediasi, berdamai dan clear," tulisnya dikutip Senin (30/3).
Sayangnya, perdamaian tersebut hanya terjadi di level kru bus. Penumpang yang melakukan aksi pemukulan justru dilaporkan tidak bertanggung jawab. Meski sempat ada janji untuk bertemu dan melakukan mediasi secara langsung, pelaku justru tidak menampakkan batang hidungnya.
"Tetapi dari penumpang yg memukul sopir kabur dan tidak ada itikad baik, sebelumnya sudah ada perjanjian bertemu untuk mediasi. Tetapi saat kami sudah datang ke tempat yg ditentukan, mereka tidak datang," lanjut unggahan tersebut.
Hingga saat ini, pihak korban masih menunggu pertanggungjawaban dari pelaku. Informasi sementara menyebutkan bahwa pelaku pemukulan tersebut berasal dari wilayah Ciater, Tangerang Selatan (Tangsel).
Netizen Geram, Desak Polisi Bertindak
Unggahan video pemukulan ini pun langsung diserbu netizen. Banyak yang menyayangkan aksi main hakim sendiri yang dilakukan oleh penumpang bus tersebut.
Salah satu netizen dengan tegas meminta keadilan bagi sang sopir bus yang menjadi korban.
"TANGKAPP PENUMPANGNYA YG PEMUKULAN," tulis akun @gilang_ps96 di kolom komentar.
Hingga berita ini diturunkan, video bukti pemukulan masih sengaja dipajang oleh pengunggah sebagai bentuk protes karena belum adanya iktikad baik dari sang pelaku.
