Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Februari 2022 | 00.24 WIB

Masuk Ekosistem E-commerce di Indonesia, Jeff Bezos Ikut Danai Lummo

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Di dunia e-commerce, siapa tak kenal Jeff Bezos, salah satu orang terkaya di dunia yang merupakan pendiri Amazon. Dirinya diketahui merupakan pebisnis ulung.

Bezos sendiri mulai menunjukkan ketertarikannya berinvestasi di Tanah Air. Baru-baru ini, dia melakukan investasi keduanya di ekosistem startup Indonesia dengan Lummo.

Ini adalah perusahaan rintisan penyedia solusi layanan perangkat lunak penghubung bisnis dengan pelanggan Direct to Consumer (D2C,) dan platform software-as-a-service (SaaS). Bezos melalui kantor pengelolaan aset pribadinya, Bezos Expedition, mengikuti putaran investasi Seri C terbaru senilai USD 80 juta atau setara dengan Rp 1,1 triliun lebih di Lummo yang dipimpin oleh Tiger Global dan Sequoia Capital India.

Keikutsertaan Bezos dalam seri pendanaan ini dikatakan bertujuan memperkuat ambisi Lummo untuk mempercepat pertumbuhan bisnis pengusaha dan pemilik merek di Indonesia dan seluruh Asia Tenggara.

Seperti sudah disinggung di atas, Bezos dikenal secara global sebagai pelopor dunia e-commerce. Dia berkomitmen terhadap layanan pelanggan, yang merupakan pedoman utama baginya menuju kesuksesan pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Model D2C Lummo disebut selaras dengan komitmen tersebut karena menawarkan peluang kepada pengusaha dan pemilik merek (brand) untuk membangun bisnis kompetitif jangka panjang. Dengan menciptakan hubungan pelanggan yang kuat, tanpa pihak ketiga, para pengusaha dapat meningkatkan bisnisnya dan memberikan nilai tambah kepada pelanggan mereka.

"Kami bangga mendapatkan dukungan Jeff Bezos di putaran investasi Seri C ini, di saat bersamaan kami juga tengah memprioritaskan pertumbuhan eksponensial pada bisnis kami secara jangka panjang," kata Krishnan Menon, CEO dan Pendiri Lummo melalui pengumuman resminya, Rabu (16/2).

Dia menambahkan, investasi ini semakin memperkuat upaya Lummo untuk mengembangkan solusi D2C demi memberikan nilai tambah yang lebih besar kepada para pemilik usaha di Indonesia. Selain itu, suntikan dana dari Bezos ini juga diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan bisnis mereka, serta memaksimalkan efisiensi operasional dengan memanfaatkan solusi SaaS Lummo.

"Dukungan skala ini menggarisbawahi keyakinan kami bahwa Indonesia dan Asia Tenggara adalah tujuan yang tepat bagi para investor teknologi," lanjut Krishnan.

Sebagai informasi, sektor internet Asia Tenggara dilaporkan terus berkembang pesat, dengan Indonesia sebagai pasar utama. Menurut laporan Google Temasek tahun 2020, gross merchandise value (GMV) atau total pembelian online, ekonomi internet Asia Tenggara akan mencapai lebih dari USD 300 miliar pada tahun 2025, dengan Indonesia diperkirakan mencapai USD 124 miliar dari USD 44 miliar saat ini.

Sayangnya, inklusi digital dan keuangan masih mengalami kesenjangan, yang semakin diperburuk oleh pandemi. Partisipasi para inovator dan startup muda sangat dibutuhkan untuk mengatasi tantangan ini.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore