
Foto Aerial kawasan kampung pulo yang terendam banjir, Jakarta, kamis (2/1/2020). Akibat meluapnya aliran kali Ciliwung sejumlah kawasan di bantaran tersebut terendam banjir dengan ketinggain hingga 1 meter. HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS
JawaPos.com - Kaum urban kelas menengah yang menjadi korban banjir punya pilihan mengungsi lebih banyak ketimbang hanya di posko pengungsian. Sebagian dari mereka memilih hijrah ke hotel sembari staycation. Staycation adalah mencari hotel dekat dengan domisili untuk singgah sejenak.
Tentu saja fasilitas di hotel jauh lebih mewah dan segalanya sudah terpenuhi. Dari mulai fasilitas listrik dan elektronik, lokasi tidur yang nyaman, kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) yang lengkap, dan makanan.
Terbukti, musibah banjir yang melanda Jabodetabek membuat hotel pun ikut kebanjiran rezeki. Sejumlah hotel berbintang diserbu kaum urban untuk staycation beberapa hari. Sekalian liburan tahun baru, tamu yang menginap juga sekaligus mengungsi karena rumahnya kebanjiran.
Hotel Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center, salah satu hotel yang dekat dengan lingkungan terdampak banjir. Misalnya kawasan Ragunan, Jatipadang, Pasar Minggu, Mampang, Kalibata, Bangka, Kemang, dan kawasan selatan lainnya. Jumlah tamu di sana naik rata-rata 28 persen, sejak tanggal 1 Januari hingga hari ini.
"Memang banyak yang menginap gara-gara banjir dan mati lampu. Tamu dari sekitar hotel. Dan banyak tamu extend perpanjang menginap dari mulai malam tahun baru," kata Director of Marketing Communications Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center, Paundra Hanutama kepada JawaPos.com, Jumat (3/1).
Kemudian di Hotel Mercure Jakarta Simatupang pun juga mengalami peningkatan tamu. Bahkan 100 kamar terisi penuh. Rata-rata tamu yang datang adalah warga dari kawasan BSD, Kebayoran, dan Bintaro.
"Mereka yang datang umumnya surrounding hotel yang kena dampak banjir. Dan rata-rata bukan cuma banjir, tapi karena mati lampu juga," kata Marcom Manager Hotel Mercure Jakarta Simatupang Rezza Ramadhan.
Rezza menambahkan, aksesnya yang strategis juga menjadi incara para ekspatriat. "Lalu ekspatriat yang sebelumnya di hotel lain, sekarang jadi pindah. Karena hotel sebelumnya aksesnya enggak mudah untuk ke bandara dan ke pusat (kota)," katanya.
Hotel di kota-kota satelit seperti Depok juga turut mengalami kenaikan jumlah tamu. The Margo Hotel misalnya, kenaikan jumlah tamunya bisa mencapai 20 persen. Para tamu juga memperpanjang masa menginapnya.
"Memang banyak tamu yang extend karena kondisi jalan dan cuaca. Dan ada beberapa yang akses menuju ke rumahnya terdampak banjir. Mayoritas tamu dari Depok, Cibubur dan Jakarta Selatan," tutup Public Relations Manager The Margo Hotel Kartika Sekartaji.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
