
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan dua bandata di Kalimantan Timur, yakni Bandara APT Pranoto, Samarinda, dan Bandara Maratua, Berau, Kamis (25/10).
JawaPos.com - PT Angkasa Pura 1 (Persero) (AP 1) pada tahun ini menargetkan alih kelola tiga bandara, yaitu Bandara Syukuran Aminuddin Amir (Luwuk), Bandara Sentani (Jayapura), serta Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto (Samarinda Baru), Kalimantan Timur. Direktur Utama AP 1 Faik Fahmi mengatakan, satu bandara akan dikembangkan dengan menggunakan skema Penanaman Modal Negara (PMN) dan dua lagi menggunakan skema kerja sama operasi (KSO).
"Kalau Luwuk, kami harapannya PMN. Tapi, kalau yang Samarinda Baru dan Sentani, kerja sama pengoperasian," kata Faik di Bontang, Kalimantan Timur, Minggu (28/10) malam.
Adapun kebutuhan investasi untuk pengembangan ketiga bandara itu ditaksir mencapai Rp 550 miliar. Faik merinci, sebesar Rp 300 miliar untuk Bandara Sentani, sekitar Rp 190 miliar untuk Bandara APT Pranoto atau Samarinda Baru, serta sebesar Rp 60 miliar untuk Bandara Luwuk.
Dia menambahkan, AP 1 sebenarnya mempertimbangkan untuk mengembangkan lebih banyak bandara, di antaranya Bandara Domine Eduard Osok (Sorong), Bandara Internasional Juwata (Tarakan), serta Bandara Maratua (Berau).
"Tapi sementara tiga dulu (tahun ini). Pak Menteri (Menhub) bilang, ini diselesaikan dulu tahun ini, kalau semua bisa berjalan, smooth, nanti akan lanjut ke bandara lain," ucapnya.
Pada Kamis (25/10) lalu, Presiden RI Joko Widodo telah meresmikan dua bandara yakni Bandara APT Pranoto, Samarinda serta Bandara Maratua, Berau. Presiden Jokowi menargetkan bandara APT Pranoto bisa segera beroperasi dalam dua pekan setelah peresmian.
Faik mengatakan, saat ini pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Perhubungan, serta UPT Samarinda terkait KSO pengelolaan Bandara APT Pranoto.
"Jadi, nanti untuk tahap awal pengoperasiannya, kami akan operasikan bersama. Kerja sama operasi, sambil secara paralel hal yang belum lengkap akan kami lengkapi," imbuh Faik.
Lion Air Maskapai Perdana
Sementara itu, Faik mengatakan, hingga saat ini sudah ada beberapa maskapai yang berniat membuka rute penerbangan dari dan ke Bandara APT Pranoto. Namun, maskapai yang pasti sudah mendapat slot terbang yakni Lion Air.
"Sementara Lion Air (yang sudah pasti). Tapi Garuda juga akan upayakan dalam dua minggu ke depan bisa terbang langsung Cengkareng-Samarinda," ucap Faik.
Menurut Faik, saat ini Garuda Indonesia telah mengajukan slot ke Kementerian Perhubungan, namun belum keluar. Faik berharap, slot untuk Garuda Indonesia keluar dalam dua minggu ke depan.
"Garuda sudah mengajukan slot, tapi yang Lion ini sudah dapat slot. Saya targetkan dalam dua minggu (Garuda) juga sudah bisa dioperasikan pakai (Boeing) 738 dari Cengkareng ke Samarinda," tegasnya.
Sementara itu, Faik menambahkan, maskapai berlogo singa merah akan memulai penerbangan pada 1 November 2018, dengan rute Cengkareng-Samarinda, Surabaya-Samarinda, dan Makassar-Samarinda.
"Tiga slot itu per 1 November. Rencana penerbangan perdana per 1 November dengan Lion Air," tutur Faik.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
