Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Desember 2017 | 08.10 WIB

Industri Financial Technology 2018 Diyakini Menggeliat

ILUSTRASI: Financial technology - Image

ILUSTRASI: Financial technology

JawaPos.com - Bisnis berbasis teknologi atau financial technology (fintech) pada 2018 bakal menggeliat. Hal itu dilihat berdasarkan data yang menunjukkan jika bisnis online atau e-commerce mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Salah satunya yang bergerak di bidang fashion dan kuliner.


Menurut pantauan Bank Indonesia, Kota Malang yang menjadi salah satu jujugan wisata juga mulai mengembangkan bisnis berbasis teknologi. Ada tiga sektor bisnis online, yaitu kebutuhan finansial, payment hingga kredit.


“Kalau usaha di Kota Malang, cenderung ke perdagangan eceran yang lebih mengarah ke retail. Retail di sini difokuskan untuk usaha jajanan atau kuliner,” terang Humas Bank Indonesia Perwakilan Malang Rendi Janesa, Minggu (24/12).


Selain bisnis kuliner, bisnis payment seperti GO-JEK, Grab, dan Uber juga masih banyak diburu. Menurut Rendi, masyarakat tidak perlu repot jika hendak bepergian sekaligus memesan makanan, terutama yang tidak ingin keluar rumah.


“Dengan adanya jasa tersebut semua jadi lebih mudah. Apalagi, Kota Malang banyak ditinggali oleh pendatang dari kota-kota besar yang terbiasa menggunakan jasa serupa,” papar dia.


Rendi mengatakan, meningkatnya pertumbuhan ekonomi juga akan diikuti oleh jumlah konsumsi. Hal tersebut juga merupakan dampak dari peningkatan jumlah penduduk serta petumbuhan penduduk.


“Saat ini Kota Malang dipadati dengan masyarakat yang heterogen. Sumber daya manusianya juga kreatif, tidak pernah berhenti berkreasi untuk menunjang ekonomi kerakyatan juga,” lanjut dia.


Rendi menambahkan, untuk pengusaha yang membuka gerai secara offline atau konvensional tidak perlu terlalu khawatir. Menurutnya, jumlah produksi tidak ada yang berubah. Hanya saja, sistem distribusi sedikit diubah.


Selain itu, bisnis offline tersebut juga masih mempunyai pangsa pasar yang stagnan. “Mungkin, sistem distribusi saja yang harus diubah. Selama bisnis tersebut masih tergolong basic need, sandang, pangan dan papan tidak akan pernah mati,” pungkas Rendi.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore