Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Februari 2018 | 20.45 WIB

Terungkap! Ini Alasan Astra Antusias Suntik Dana Fantastis ke Go-Jek

Ilustrasi pengemudi angkutan berbasis aplikasi Go-Jek - Image

Ilustrasi pengemudi angkutan berbasis aplikasi Go-Jek

JawaPos.com - Raksasa industri otomotif PT Astra Internasional Tbk (ASII) telah resmi mengumumkan investasi terbesarnya di perusahaan startup transportasi berbasis digital Go-Jek sebesar USD 150 juta atau sekitar Rp 2 triliun.


Presiden Direktur Astra Internasional Prijono Sugiarto menjelaskan, alasan kuat Astra rela menggelontorkan investasi dalam jumlah besar lantara melihat adanya benang merah antara Astra dan Go-Jek yang sama-sama membidik pangsa di bidang otomotif.


Dalam hal ini, Astra mengambil pangsa pasar dari masyarakat pemilik kendaraan. Sementara pangsa pasar Go-Jek menawarkan mitra kerja sama sebagai driver atau pengemudi.


Prijono mengaku, di samping bangga terhadap karya inovasi anak muda yang dapat mengambil peluang bisnis berprospek potensial, ke depannya pihaknya akan melakukan kolaborasi di beberapa bisnis.


"Saya bangga membaca bahwa pada September 2017 ada 56 perusahaan yang mengubah dunia. Go-jek masuk di sana. Satu satunya dari Indonesia, di antara Apple, Microsoft, Google, tapi Go-Jek masuk. Dia satu-satunya dari Indonesia bahkan Asia Tenggara,” ujarnya di Hotel Fairmont Jakarta, Senin (12/2).


Dalam kesempatan yang sama, CEO dan Founder Go-Jek Nadiem Makarim sangat mengapresiasi langkah Astra yang bersedia untuk investasi dalam jumlah besar di perusahaannya.


Menurutnya, hal ini merupakan langkah awal dari kolaborasi industri fisik dan virtual. Banyak area bisnis yang dapat ditelusuri oleh Go-Jek bersama Astra dalam penyediaan layanan di masing-masing bisnis dalam menjaring pasar pasar di tanah air.


Astra yang menggarap bisnis asuransi dan leasing pun tidak menutup kemungkinan dapat bekerja sama di daerah-daerah yang belum tersentuh Go-jek, salah satunya di Papua.


Pasalnya, Astra sendiri memegang 56 persen pangsa pasar kendaraan roda empat di Indonesia. Pada segmen sepeda motor, Astra juga menguasai 75 persen pangsa pasar sepeda motor.


“Jumlah investasi mereka paling besar dibandingkan yang lainnya. Pemain lokal besar telah berpartisipasi di bidang ekonomi digital Indonesia. Sudah saatnya ada kolaborasi yang jauh lebih erat,” pungkasnya.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore