
PT Astra International Tbk (ASII) membukukan laba bersih Rp 5,85 triliun pada kuartal I 2026. (ANTARA)
JawaPos.com - PT Astra International Tbk (ASII) membukukan laba bersih Rp 5,85 triliun pada kuartal I 2026, atau menurun 16 persen year-on-year (yoy) dibandingkan Rp 6,93 triliun pada periode sama tahun 2025.
“Pada kuartal I 2026, laba Grup menurun terutama disebabkan oleh kontribusi yang lebih rendah dari divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi. Namun, bisnis-bisnis lainnya mencatatkan kinerja yang lebih baik, sehingga dapat mengimbangi sebagian dari penurunan tersebut,” ujar Presiden Direktur ASII Rudy sebagaimana keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (31/4).
Laba bersih perseroan ditopang oleh pendapatan bersih yang senilai Rp 78,67 triliun pada kuartal I 2026, atau menurun 6 persen (yoy) dibandingkan senilai Rp 83,36 triliun pada periode sama tahun 2025.
Adapun, rincian pendapatan diantaranya dari lini usaha penjualan barang tercatat menurun 7,1 persen (yoy) menjadi Rp 53,74 triliun, lini usaha jasa dan sewa menurun 6,19 persen (yoy) menjadi Rp 16,43 triliun. Sementara, lini usaha jasa keuangan tumbuh 6,80 persen (yoy) menjadi Rp 8,49 triliun
Seiring penurunan pendapatan, beban pokok pendapatan perseroan ikut menurun 4,72 persen (yoy) menjadi senilai Rp 63,17 triliun pada kuartal I 2026, dibandingkan senilai Rp 66,30 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.
Dalam kesempatan itu, Rudy memproyeksikan ke depan kondisi pasar masih akan menantang di tengah ketegangan geopolitik, khususnya terkait perkembangan konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.
“Kami akan terus mengelola tantangan jangka pendek secara cermat dan disiplin, dengan tetap fokus dalam menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan,” ujar Rudy.
Dari sisi neraca, total aset Astra International tercatat senilai Rp 517,80 triliun per kuartal I 2026, atau tumbuh 2,06 persen (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Adapun, total aset perseroan terdiri dari ekuitas perseroan yang senilai Rp 239,12, serta liabilitas yang senilai Rp 224,68 triliun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022