
BSI International Expo 2025 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) secara resmi ditutup, pada Minggu (29/6). (Nurul F/ JawaPos.com)
JawaPos.com - BSI International Expo 2025 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) secara resmi ditutup, pada Minggu (29/6) sore. Dibuka sejak Kamis (26/6), acara rutin tahunan ini telah mencatat jumlah kunjungan capai 60.191 orang dengan total transaksi penjualan mencapai Rp 2,66 triliun.
"Dengan mengucapkan alhamdulillahirrahmanirrahim. Saya tutup acara BSI International Expo 2025. See you at the next BSI International Expo 2026," kata Wakil Direktur BSI Bob Tyasika Ananta dalam acara Closing Ceremony BSI International Expo 2025 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (29/6).
Lebih lanjut, Bob mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat. Mulai dari stakeholders, mitra, komunitas, pelaku industri halal, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta masyarakat luas.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah menjadikan expo ini sukses dan berkesan," lanjut Bob.
Bob juga mengatakan bahwa BSI International Expo 2025 bukan sekedar pameran. Menurutnya, BSI International Expo adalah manifestasi komitmen BSI sebagai pelopor atau prime mover dalam membangun dan mengorkestrasi ekosistem halal di Indonesia.
Lebih dari itu acara ini, ujar Bob, merupakan media untuk menghubungkan berbagai kepentingan strategi antara dunia usaha dengan masyarakat. Kemudian, antara teknologi dengan nilai, antara kebutuhan ekonomi dengan sepangat sosial.
"Maka tagline kami yang kemudian berapa kali kami ulang itu juga untuk komunikasi keluar tapi sekaligus internalisasi ke dalam bahwa BSI adalah merupakan sahabat finansial, sahabat sosial dan sahabat spiritual," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Project Leader of BSI International Expo 2025, Muhammad Arif Gunawan menyampaikan sejak 26 - 29 Juni 2025 pukul 15.40 WIB, total transaksinya mencapai Rp 2,66 triliun dengan jumlah kunjungan mencapai 60.191 orang.
"Dari tanggal 26 sampai dengan 29 Juni sampai dengan pukul 15.40 WIB yang tentunya ini data juga masih akan bergerak, data finalnya tercatat izin melaporkan ada kunjungan sekitar 60.191 orang yang hadir secara langsung. Hal ini tentu menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap perkembangan ekosistem halal yang semakin komplek juga dan industri yang inklusif bagi semua kalangan," ujar Arif.
Melalui Expo ini, BSI juga tidak hanya membuka showcase, exhibition, tapi juga membuka jalan bagi semua kalangan untuk bisa ikut masuk dalam sistem keuangan syariah yang transparan, adil, dan rahmatan lil alamin.
Arif menyebut hasil dari penyelenggaraan selama empat hari BSI International Expo mencatat pencapaian bisnis. Mulai dari total penghujung yang mencapai 60.000 orang. "Kemudian juga terdapat jumlah transaksi hampir 130.000 transaksi dan memberikan kontribusi secara volume terhadap bisnis transaksi sekitar Rp 2,66 triliun atau naik 11 persen dibandingkan tahun lalu," jelasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
