Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA), Wamildan Tsani Panjaitan. (istimewa)
JawaPos.com - Bos Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Panjaitan membantah telah membawa rombongan eks pekerja Lion Air ke perusahaan pelat merah dan digaji ratusan juta.
"Jadi, terkait dengan isu yang santer di bulan Maret, terkait dengan ada rombongan karyawan Lion yang kami bawa, jadi kami tegaskan bahwa hal tersebut tidak betul," kata Wamildan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (7/5).
Dia mengungkapkan bahwa sejumlah orang yang dibawanya ke Garuda Indonesia merupakan tim profesional. Adapun tugasnya, secara khusus akan membantu dalam hal percepatan peningkatan operasional di tubuh Garuda Indonesia.
Bahkan, jika dilihat nama-namanya, kata dia, nama sejumlah orang itu dibawa dari beberapa perusahaan, tak hanya Lion Air. Selain itu, ia juga membantah bahwa mereka yang dibawa ke Garuda Indonesia digaji dengan nominal mencapai ratusan juta.
"Jadi, kami membawa tim profesional sebetulnya yang akan membantu kami untuk percepatan peningkatan operasional dan juga improvement di Garuda Indonesia," ujar Wamildan.
"Kalau dilihat sebetulnya nama-nama tersebut juga kami bawa dari beberapa perusahaan. Jadi bukan lain saja dan juga memang angkanya juga tidak betul, kalau disampaikan gaji tersebut. Dan memang kami menyayangkan adanya berita yang tidak betul itu," tambahnya.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa kehadiran dirinya bersama dengan tim profesional, tak lain hanya untuk segera meningkatkan performance dari Garuda Indonesia.
"Jadi, sebetulnya tujuan kami bawa itu memang seluruhnya adalah profesional, yang kami rekrut sesuai dengan prosedur dan Good Corporate Governance (GCG) yang ada. Jadi, tidak ada pelanggaran di situ," lanjut Wamildan.
Sebelumnya, santer dikabarkan di media sosial terkait daftar 14 eks karyawan Lion Air yang dibawa Dirut baru Wamildan Tsani untuk menjadi karyawan Garuda Indonesia. Bahkan, tertulis bahwa mereka bergaji dengan nilai besar hingga mencapai Rp 117 juta per bulan.
Dalam informasi yang beredar, untuk jabatan CEO Office Specialist mendapatkan gaji mulai dari Rp 52-117 juta. Lalu jabatan Senior Lead Professiona digaji sebesar Rp 31,2 juta, protokol Dirut sebesar Rp 31,2 juta, dan protokol ibu Dirut Rp 25 juta.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
