
BERAWAL DARI KOMUNITAS: Ghofuur Eka di gerai Toko Kopi Muda Mudi yang mengambil segmen premium. (DOK. GHOFUUR EKA)
Budaya nongkrong sambil menyeruput kopi seolah tak bisa dilepaskan dari banyak orang. Tua muda menjadikan nongkrong sambil ngopi sebagai kegiatan favorit. Hal itu disadari betul oleh Ghofuur Eka sejak beberapa tahun lalu.
Ghofuur menceritakan, sekitar 2018, menu kopi susu gula aren sedang digandrungi coffee lovers. ’’Kopi susu gula aren lagi viral-viralnya saat itu. Orang pun, kalau disuguhi itu, bilangnya ya enak,’’ ujarnya kepada Jawa Pos.
Kala itu di tempat tinggalnya di Tuban, belum ada kedai kopi kekinian yang menjajakan menu tersebut. Melihat belum adanya kedai kopi yang menjual menu-menu kopi kekinian di daerahnya, Ghofuur pun mulai mempertimbangkan untuk menggarap peluang usaha kopi kekinian.
Kebetulan, pria yang juga berprofesi sebagai fotografer itu sering mengadakan pertemuan dengan komunitas foto setempat. Alhasil, pelan-pelan, dia mencoba menawarkan kopi buatannya kepada anggota komunitas itu. ’’Saya buat sendiri di dapur rumah, tidak ada takaran pasti, saya juga belum banyak kenal biji kopi, mesin, dan lainnya. Saat saya suguhkan ke komunitas, ternyata cocok,’’ jelasnya.
Saking aktifnya mengembangkan komunitas foto itu, Ghofuur menyewa sebuah lokasi yang awalnya digadang-gadang untuk menjadi base camp komunitas. Sambil berjalan, pelan-pelan dia mulai menjajakan kopinya secara kecil-kecilan menggunakan sebuah gerobak yang ditempatkan di lokasi itu.
Dia memberi nama usahanya Konco Dolan. Menu andalannya tentu es kopi susu gula aren. Respons positif pada kopi Konco Dolan membuatnya mampu menjual sekitar 70 gelas kopi dengan pemasukan sekitar Rp 700 ribu dalam sehari.
Namun, pada 2020 pandemi Covid-19 yang melanda cukup membuat Ghofuur ketar-ketir. Sebab, aktivitas komunitas foto yang digelutinya pun mandek. ’’Usaha kopi juga jadi sepi. Saat itu nggak berharap apa pun, bisa tetap buka ya syukur alhamdulillah,’’ tutur pria 33 tahun tersebut.
Meski sepi di awal pandemi, Konco Dolan perlahan back on track. Ghofuur menyebut hal itu disebabkan pelonggaran pembatasan saat pandemi yang membuat warga lebih leluasa beraktivitas, termasuk untuk ngopi.
Omzet Sehari Bisa Rp 4 Juta
Selain kopi, gerai Toko Kopi Muda menyediakan sajian camilan ringan dan makanan berat. (DOK. GHOFUUR EKA)
’’Karena banyak perantau yang pulang kampung kembali ke Tuban, banyak yang ngopi, kebetulan saat itu kompetitor belum banyak juga. Orang bingung di rumah mau ngapain, sedangkan di Konco Dolan ada AC, wifi kencang, lokasi di pusat kota Tuban. Saking ramainya, sehari bisa dapat Rp 4 juta, itu selama berbulan-bulan,’’ tuturnya.
Lima tahun menggeluti Konco Dolan, Ghofuur menyadari adanya perbedaan di awal membuka usaha dan kondisi saat ini. Terlebih, di Tuban, mulai bermunculan kedai kopi kekinian yang menjadi kompetitor. Sejak awal membuka Konco Dolan, dia sudah menakar bahwa suatu saat usahanya akan mendapat pesaing.
Namun, ayah satu anak itu tak patah arang. Bukannya berkecil hati, Ghofuur justru kembali membuka kedai lain. ’’Saya buka kedai kopi juga namanya Toko Kopi Muda Mudi sejak 2022, tapi ini premium. Segmennya sengaja dibedakan. Kalau di Konco Dolan itu usaha yang bertumbuh. Kalau Muda Mudi ini, tema keseluruhan usahanya sudah matang,’’ jelas dia.
Ajak Investor Buka Usaha Lain
Selain kopi, gerai Toko Kopi Muda menyediakan sajian camilan ringan dan makanan berat. (DOK. GHOFUUR EKA)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
