
Ilustasi: Sejumlah petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api (Hambara Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Cuaca di Indonesia tergolong ekstrem. Di beberapa wilayah ada suhunya mencapai 38 derajat celcius. Tingginya suhu udara itu terasa sangat panas bagi masyarakat. Kondisi panas ini rentan memicu kebakaran.
Di tengah suhu panas yang ekstrem, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan harus antisipatif. Amit-amit jika terjadi kebakaran. Ketika musibah buruk itu benar-benar terjadi, masyarakat jangan panik dulu.
Bila belum mendapatkan pertolongan dari petugas pemadam kebakaran, warga perlu menyiapkan sejumlah alat untuk mencegah atau mengantisipasi terjadinya kebakaran. Di antaranya alat pemadam api ringan (APAR) atau Alat Pemadam Api Portabel (APAP).
Nah, untuk APAP perlu dipastikan jenis alatnya sesuai dengan standar supaya ketika digunakan dapat memadamkan api lebih cepat. Biasanya APAP yang perlu dimiliki itu harus memiliki lisensi atau lulus uji Standar Nasional Indonesia (SNI) yang diterbitkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).
Produk APAP saat dalam proses pengemasan produksi. (Istimewa)
Berdasar BSN terdapat 31 SNI lingkup pemadam kebakaran. Dari 31 SNI itu di antaranya, SNI 180-1:2022 APAP.
SNI 180-1:2022 merupakan standar yang ditetapkan untuk produk APAP. Banyaknya kebakaran yang terjadi di wilayah Indonesia tentunya perlu menjadi perhatian, baik bagi para pelaku usaha di bidang alat pemadam kebakaran, dinas damkar, maupun masyarakat umum.
Berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), total kejadian kebakaran tahun lalu mencapai 13.485 kejadian. Penyebabnya meliputi 47 persen karena kelalaian manusia; 15 persen arus pendek listrik; dan 5 persen karena kompor/tabung gas.
Adapun APAP yang sudah memiliki SNI 180-1:2022 APAP yakni produksi PT Tulip Tonata Indonesia (Tonata). “Kami menyambut baik dan sangat mendukung penetapan standar nasional untuk Alat Pemadam Api Portabel. Fungsinya ini sangat vital, karena itu dibutuhkan kualitas dan standar khusus,” papar Denny Solaiman selaku Sales Manager Tonata di Jakarta kepada JawaPos.com pada Rabu (30/10).
Agus menegaskan komitmen Tonata dalam menyediakan alat safety yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Hal itu mengacu pada upaya untuk menyediakan produk berkualitas dengan harga juga cukup terjangkau bagi masyarakat.
Selain produk APAP, Tonata juga memproduksi berbagai APAR dengan variasi isian berupa bubuk, busa (foam), dan gas karbondioksida. Lalu ada Alat Pemadam Api Berat (APAB) mulai dari ukuran 1 kg hingga 150 kg.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
