
Kementerian BUMN memfasilitasi UMKM binaan untuk memasarkan produk mereka melalui bazar "BerKRIYAsi". (dok. ANTARA/BUMN)
JawaPos.com - Kementerian BUMN memfasilitasi UMKM binaan untuk memasarkan produk mereka melalui bazar "BerKRIYAsi", guna mendukung pertumbuhan usaha kecil dan memperluas akses pasar bagi para pelaku usaha lokal. Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting mengatakan bahwa "BerKRIYAsi" merupakan bentuk dukungan kepada UMKM binaan untuk memasarkan produk mereka sehingga bisa lebih dikenal dan meningkatkan omzet penjualan.
"BerKRIYAsi" merupakan bagian dari bazar UMKM untuk Indonesia 2024, kita upayakan memperluas pangsa pasar dari UMKM (binaan)," katanya saat membuka bazar UMKM untuk Indonesia dengan tema BerKRIYAsi di pusat perbelanjaan Sarinah, Jumat (18/10).
Dia menyatakan bahwa bazar itu merupakan bagian dari program UMKM untuk Indonesia 2024, di mana pihaknya berupaya memperluas pangsa pasar dari UMKM binaan dan meningkatkan penjualan. Sejak awal tahun 2024, Kementerian BUMN telah menyelenggarakan delapan bazar UMKM, memberikan kesempatan kepada pelaku usaha kecil untuk mempromosikan produk mereka secara lebih luas.
"Sehingga dengan kita fasilitasi melalui forum bazar ataupun melalui platform digital PaDi (Pasar Digital) UMKM, kita harapkan UMKM binaan-binaan kita semakin dikenal luas, dan semakin meningkat omzetnya," jelasnya.
Loto juga menegaskan bahwa UMKM Indonesia, sebagai 99,9 persen pelaku usaha di negara ini, merupakan motor utama perekonomian nasional. Menurutnya, ketika UMKM mendapatkan lebih banyak pesanan, maka kesejahteraan mereka akan meningkat, yang pada gilirannya berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional.
Peningkatan ekonomi dari sektor UMKM akan berdampak pada pertumbuhan keseluruhan, termasuk pertumbuhan BUMN yang turut berkontribusi dalam perkembangan ekonomi Indonesia. Dengan tumbuhnya UMKM dan BUMN secara bersama-sama, Kementerian BUMN optimistis ekonomi Indonesia akan semakin kuat dan berkelanjutan.
"Jadi, kalau UMKM banyak order, berarti bisa meningkatkan kesejahteraan mereka, tentunya akan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan perekonomian kita. Sekali lagi, kalau perekonomian kita tumbuh apakah BUMN tidak tumbuh? pasti BUMN kita juga tumbuh," tuturnya.
Loto juga menyebutkan bahwa setelah bazar kesembilan di Sarinah, Jakarta, akan ada dua bazar lagi yang diselenggarakan di Makassar pada 24-27 Oktober dan Labuan Bajo pada November 2024.
Lalu, bazar terakhir kembali akan dilaksanakan di Sarinah dengan tujuan mengangkat tema pariwisata, khususnya dalam mendukung promosi wisata ke Labuan Bajo. "Jadi, kita bisa bersama-sama tumbuh secara nyata bergandengan tangan dengan UMKM," kata Loto.
Di tempat yang sama, Vice President SME Banking PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Roganda Sahat Mangapul Siahaan mengatakan bahwa kegiatan itu dilakukan agar UMKM bisa naik kelas. Ia menyebutkan, kegiatan itu diselenggarakan di dua kota besar yang berbeda, pertama di Jakarta dilaksanakan tanggal 17-20 Oktober 2024, dengan total 101 UMKM yang terlibat.
Kemudian, akan dilanjutkan di Trans7 Mall Makassar pada tanggal 24-27 Oktober 2024, dengan total UMKM berjumlah 86 UMKM. Menurutnya, konsep penyelenggaraan bazar tersebut selaras dan sejalan dengan program Kementerian BUMN yang mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas, pengembangan serta pengenalan dan pemasaran produk UMKM.
"Acara ini dikemas dengan menarik dan kreatif yang diharapkan mampu mendorong produk-produk UMKM dalam berinovasi serta menjadi daya tarik masyarakat untuk menghadiri dan meningkatkan minat belanja pengunjung," kata Roganda.
Sejumlah pelaku UMKM yang terlibat dalam bazar itu seperti Buning Handycraf, Ichinogami, Jinjit Pottery, Dcraf Indonesia, Sasongko Logam, Keewa, Pahsila Tenun, mozain cermin tasya & ati souvenir, kelompok kerajinan cangkring, sijebi; Aneka Produk Atsiri. Selanjutnya brand Cahya Rini Toys, Kembang Kuning Handy Craft, Gula Badak Art Shop, Richssey, Etrine Jewel Indonesia, Agustine Embroidery, Allana Indonesia, Kidhung Gallery.
Nampak di setiap lapak pelaku UMKM juga menyiapkan metode pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Beberapa produk yang dijajakan dalam bazar yang bertajuk "BerKRIYAsi" di antaranya beragam kerajinan batik hasil tenun, sepatu, beraneka ragam topi, gantungan tanda pengenal (ID Card), aneka model tas, dompet, baju, rangka sepeda terbuat dari bambu, gelas minum terbuat dari bambu, pernak-pernik yang semuanya merupakan hasil kerajinan tangan UMKM dalam negeri.
Bazar tersebut diselenggarakan Kementerian BUMN didukung oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Pegadaian, PT Angkasa Pura I, PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero).

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
