
Pekerja melihat gawainya di dekat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (15/7/2024).
JawaPos.com - Anak muda atau generasi Z memiliki ketertarikan berinvestasi yang tidak kalah tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, mereka lebih suka investasi secara tidak langsung. Salah satunya di bursa saham. Ketimbang investasi langsung pada properti atau membeli tanah.
Tingginya animo berinvestasi di kalangan generasi Z itu terekam dalam data Bursa Efek Indonesia. Per Juni 2024 menyebutkan total investor di Bursa Efek Indonesia mencapai 13 jutaan investor. Di mana sekitar 55 persen di antaranya adalah anak muda atau generasi Z.
Hasil analisanya generasi Z lebih suka investasi tidak langsung, seperti di bursa saham, karena modalnya cukup terjangkau. Berbeda dengan investasi langsung di properti atau tanah, membutuhkan modal yang jauh lebih besar.
Masih dari analisis Bursa Efek Indonesia, generasi muda mulai memiliki pandangan bahwa investasi di pasar modal berpotensi menghasilkan imbal hasil tinggi. Mereka berharap dengan investasi dapat membantu mencapai tujuan finansial pada masa depan.
Dengan meningkatnya minat dan partisipasi anak muda dalam berinvestasi di pasar modal, terutama investasi saham, perlu adanya dukungan edukasi dan inovasi. Supaya tingkat literasi investasi anak muda di pasar modal terus berkembang. Kemudian bisa mendukung pertumbuhan perekonomian dalam skala nasional maupun regional.
Untuk mendukung edukasi serta literasi di pasar modal itu, CGS International Sekuritas Indonesia beserta group CGS International Securities menggelar ASEAN Investment Challenge (AIC) 2024. Acara ini diikuti peserta mahasiswa dari Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Thailand (MIST). Ajang ini menyajikan literasi finansial serta pengalaman komprehensif di dunia investasi saham. Baik melalui kelas edukasi mau pun pengalaman investasi saham secara langsung.
ASEAN Investment Challenge 2024 ditujukan untuk generasi muda. Khususnya pelajar dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang berasal dari perguruan tinggi di negara berbeda. Yaitu Malaysia, Indonesia, Singapura dan Thailand (MIST) dengan total hadiah hingga ratusan juta Rupiah.
President Director CGS International Sekuritas Indonesia Lim Kim Siah menuturkan, kompetensi itu digelar dengan beberapa tujuan. Diantaranya meningkatkan jumlah investor muda di Pasar Modal Indonesia. Kemudian mengumpulkan potensial nasabah dan talent pool. Serta meningkatkan kesadaran akan peluang karir di berbagai segmen pasar modal dan meningkatkan skill para peserta yang dapat mereka gunakan saat mereka memulai karirnya.
"Di tahun 2023, kami telah melakukan ASEAN Investment Challenge 2023, di mana lebih dari seribu mahasiswa dari universitas yang kami undang turut berpartisipasi di dalam kompetisi tersebut," katanya Jumat (16/8).
Untuk tahun ini, dia berharap jumlah mahasiswa yang akan mendaftar dapat menyentuh angka 3.000 mahasiswa. Mahasiswa dari sejumlah kampus top atau papan atas di Indonesia juga akan diundang. Sehingga dapat menjangkau secara luas dalam melakukan edukasi secara komprehensif dan memperkenalkan anak muda mengenai saham berbasis ESG (Environmental, Social & Governance).

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
