Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Agustus 2024 | 00.04 WIB

Citi Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 1,3 Triliun pada Kuartal II 2024, Tumbuh 14 Persen

Citi Indonesia bukukan laba bersih Rp 1,3 triliun pada kuartal II 2024. (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Citi Indonesia bukukan laba bersih Rp 1,3 triliun pada kuartal II 2024. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) membukukan laba bersih sebesar Rp 1,3 triliun pada kuartal II 2024. Angka ini tercatat tumbuh 14 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
 
CEO Citi Indonesia Batara Sianturi, mengatakan peningkatan ini disebabkan oleh efisiensi biaya operasional yang menghasilkan perbaikan Cost to Income Ratio (CIR) menjadi 39,5 persen dari 59,5 persen pada tahun sebelumnya.
 
"Kami berhasil membukukan pendapatan yang kuat dan pencapaian yang solid pada triwulan kedua tahun ini, sebagai bukti ketahanan dan dedikasi tim kami di tengah tantangan perekonomian domestik dan global," kata Batara Sianturi dalam konferensi pers Kinerja Keuangan Citi Indonesia di Hotel Park Hyatt, Jakarta Pusat, Kamis (15/8).
 
Dia menjelaskan, peningkatan laba bersih ini memberikan kontribusi pada peningkatan Return on Asset (ROA) menjadi 3,7 persen dari sebelumnya 2,9 persen pada tahun 2023 dan peningkatan Retur on Equity (ROE) menjadi 13,8 persen dari 13,6 persen.
 
Adapun, Rasio Liquidity Coverage (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) Citi Indonesia tercatat tetap kuat di 291 persen dan 164 persen di atas ketentuan minimum. Selain itu, Citi Indonesia juga memiliki modal yang kuat dengan Rasio Kewajiban Penyediaan Modal (KPMM) sebesar 36,2 persen, meningkat dari 28,7 persen di tahun sebelumnya.
 
Di lini bisnis Corporate and Investment Banking, Citi terus menyediakan layanan dan solusi kepada para klien perusahaan lokal, multinasional, lembaga keuangan, dan sektor publik. "Pada kuartal II 2024, Citi Indonesia bertindak sebagai Bank Koordinator Tunggal dan telah sukses menyelesaikan kesepakatan fasilitas kredit sindikasi bergulir (syndicated revolving credit facilities) senilai total USD 200 juta dan Rp 7,5 triliun untuk PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk," jelasnya.
 
Lebih lanjut, Global Network Banking Citi juga terus mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang baik di tengah kondisi eksternal yang menantang. Hal ini tercapai melalui beragam inisiatif, termasuk kinerja dari koridor Asia- ke- Asia yang melayani klien Asia kami yang berinvestasi di Indonesia.
 
"Lini bisnis Commercial Bank kami juga membukukan pendapatan yang baik pada paruh pertama tahun ini, yang berasal dari klien-klien multinasional dan solusi manajemen kas. Pertumbuhan ini menjadi bukti kerangka bisnis yang kuat yang dibangun selama bertahun-tahun," pungkasnya.
 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore