
Ilustrasi: RS Siloam. (Istimewa)
JawaPos.com - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) atau Siloam mengumumkan kinerja keuangan dan operasional untuk semester pertama tahun 2024. Pada semester I 2024 (1H2024) pendapatan bersih tercatat sebesar Rp 4,66 triliun atau meningkat 14 persen dibandingkan periode sama 2023 yang sebesar Rp 4,09 triliun.
Sementara itu, EBITDA pada 1H2024 mencapai Rp 1,39 triliun atau mengalami peningkatan 15,3 persen dibandingkan 1H2023 yang sebesar Rp 1,2 triliun. Sedangkan Underlying Net Profit tercatat sebesar Rp 644 miliar atau tumbuh 24,9 persen dibandingkan 1H2023 yang sebesar Rp 516 miliar.
Presiden Direktur Siloam, Benny Haryanto, menyampaikan bahwa Siloam terus menunjukkan kegigihan dan mempertahankan hasil keuangan dan operasionalnya pada semester pertama tahun 2024. "Manajemen terus menjalankan rencana strategisnya dengan tekun untuk memberikan pelayanan yang luar biasa kepada pasien sekaligus mencapai keunggulan operasional dan keberlanjutan keuangan," katanya dalam keterbukaan publik, dikutip Jumat (2/8).
Perseroan melanjutkan pertumbuhan yang berkelanjutan dimana pertumbuhan pendapatan YoY mencerminkan eksekusi strategi yang kuat, pertumbuhan program klinis, dan optimalisasi value di rumah sakit-rumah sakit ramping up.
Melalui peningkatan yang berkelanjutan pada jangkauan dan kompleksitas program klinis, Siloam berhasil mempertahankan kinerjanya pada kuartal kedua tahun 2024, didorong oleh peningkatan Average Revenue Per Occupied Beds (ARPOB) yang lebih tinggi sebagai hasil dari program klinis yang kompleks di bidang Kardiologi, Onkologi, Neurologi, Gastroenterologi, dan Ortopedi (CONGO). ARPOB pada 2Q2024 meningkat sebesar 3,5 persen YoY dan 1,1 persen QoQ.
Siloam telah berhasil mempertahankan payer mix yang baik, dimana 81,9 persen dari total pendapatan berasal dari pasien swasta, termasuk pasien Out of Pocket (OPE), korporasi dan asuransi. Sisa pendapatan sebesar 18,1 persen berasal dari pasien BPJS.
Bersamaan dengan optimalisasi kapasitas yang ada, perseroan melanjutkan strategi ekspansi dengan membuka satu hingga dua rumah sakit per tahun. Antara lain, Siloam Hospitals Makassar Extension yang akan selesai dibangun pada akhir tahun 2024 dan Siloam Hospitals Lippo Village Oncology Centre pada kuartal pertama tahun 2025.
"Pada 1H2024, Rumah Sakit Siloam telah mengoperasikan lebih dari 4.000 tempat tidur, dengan tingkat okupansi sebesar 69 persen atau meningkat 9,4 persen dibandingkan dengan 1H2023 secara keseluruhan," tulis SILO.
Siloam mencatat peningkatan volume Rawat Inap dan Rawat Jalan. Pada 1H2024, jumlah pasien rawat inap meningkat 15 persen menjadi 164.466 pasien dibandingkan dengan 142.961 pasien pada 1H2023.
Adapun kunjungan rawat jalan meningkat 12,7 persen menjadi 2.069.094 kunjungan dibandingkan dengan 1.835.666 kunjungan pada 1H2023. Perseroan berhasil mempertahankan volume Rawat Jalan di atas 1 juta kunjungan setiap kuartal.
"Perseroan berhasil mempertahankan kinerjanya meskipun terdapat dampak musiman pada kuartal kedua," tutup SILO.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
