Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Juni 2022 | 23.50 WIB

IWIP akan Serap 10.400 Tenaga Kerja Tahun ini, Mayoritas Lokal

Pekerja menyelesaikan proyek konstruksi pembangunan di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (27/6/2020). Pada tahun 2020, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Raky;at (PUPR) menargetkan sertifikasi kepada 113.900 orang untuk tenaga kerja konstruksi. Fo - Image

Pekerja menyelesaikan proyek konstruksi pembangunan di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (27/6/2020). Pada tahun 2020, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Raky;at (PUPR) menargetkan sertifikasi kepada 113.900 orang untuk tenaga kerja konstruksi. Fo

JawaPos.com - PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) terus berkomitmen untuk dapat memberdayakan tenaga kerja dari dalam negeri berjumlah 32.000 orang hingga akhir tahun ini. Pemberdayaan yang dimulai sejak 2018 ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

IWIP sendiri merupakan kawasan industri terpadu pengolahan logam berat yang terletak di Lelief, Weda, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Infrastruktur yang dibangun berupa smelter nikel, pabrik hidrometalurgi, akomodasi hingga penyediaan fasilitas industri.

Corporate CSR IWIP Novri Julfiansyah mengatakan bahwa tahun ini pihaknya menargetkan penyerapan tenaga kerja sebanyak 10.400 orang. Adapun saat ini, jumlah tenaga kerja per 2021 berjumlah 21.600 orang.

Penyerapan tenaga kerja lokal berasal dari kawasan lingkar tambang, utamanya yang berada di tiga kawasan, yakni Halmahera Timur, Halmahera Ugara, dan Provinsi Maluku Utara.

"Lokalnya itu sudah 90 persen lebih terserap dari tenaga lokal, asing itu pergerakan per tahun ada 200-an aja. Dari orang lokal. Dari target 10.400, saat ini terserap sudah hampir 8.000 dari total target," ungkap dia dalam media gathering, Kamis (9/6).

Ia menuturkan, hingga kuartal I 2022 jumlah tenaga kerja lokal yang bekerja sebanyak 28.000 orang. Dari angka tersebut, 1.800 merupakan tenaga kerja asing.

"Penyerapan tenaga kerja nasional sudah 28.000 orang dan proyeksinya akan kami tambah sehingga total menjadi 29.800," jelasnya.

Selain pemberdayaan masyarakat sekitar, IWIP juga berinvestasi sebesar USD 15 miliar di wilayah tersebut. Di mana ketika Indonesia mengalami kontraksi ekonomi akibat pandemi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Maluku Utara mencatat pertumbuhan positif.

"Pertumbuhan industri pengolahan sebesar 5,47 persen. Hal ini menjadikan PDRB Provinsi Maluku Utara yang terbesar di Indonesia dengan nilai 9,48 persen pada kuartal IV 2020," imbuh Novri.

Saat ini, pihaknya juga sedang membangun infrastruktur berupa masjid serta gereja di di wilayah lingkar tambang. Bahkan, pihaknya juga membangun perluasan ruas jalan di sejumlah kawasan.

"Untuk saat ini bagian infrastruktur jalan desa ya, Desa Sawai, Wibulan dan Gemaf juga salah satu desa lingkar tambang yang ada di kita. Saat ini jalan sudah lebih 2 km (dari 7,2 km) on total yang sudah dibangun," pungkas dia.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore