Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Desember 2023 | 18.52 WIB

PUMA Akhiri Kerja Sama dengan Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA)

Puma resmi akhiri kerjasama sponsor dengan tim nasional sepakbola Israel mulai tahun 2024 mendatang. (Sumber: Reuters)

JawaPos.com – Merek olah raga global PUMA telah membuat keputusan strategis untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan Asosiasi Sepakbola Israel (IFA) setelah kontrak kerja sama berakhir pada 2024. Keputusan strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya terus-menerus PUMA untuk mengoptimalkan portofolio mereknya, memastikan agar sejalan dengan tujuan bisnis utama perusahaan.

Meskipun kemitraan ini resmi berakhir, dedikasi PUMA terhadap sepak bola tetap teguh. PUMA akan terus mendukung olah raga ini di semua tingkatan.

"PUMA tetap berkomitmen untuk membina hubungan yang bermakna dengan atlet, tim, dan penggemar di seluruh dunia, dan akan terus mencari kemitraan yang sejalan dengan visinya untuk masa depan yang lebih berkelanjutan dan inklusif," bunyi keterangan resmi yang diterima JawaPos.com, Jumat (15/12).

Juru bicara Puma, sebagaimana dilansir dari Reuters, Rabu (13/12) mengatakan, kontrak perusahaan dengan beberapa federasi, termasuk Serbia dan Israel akan berakhir tahun 2024 mendatang dan tidak akan diperpanjang lagi. Mereka juga mengungkapkan bahwa Puma akan segera mengumumkan kesepakatan dengan beberapa tim nasional sepakbola yang baru, sebagai bagian dari 'fewer-bigger-better' yang dimaknai sebagai strategi tahap demi tahap.

Berdasarkan memo internal Puma yang dilihat Financial Times, mereka menyatakan bahwa brand olahraga tersebut akan terus mengevaluasi semua kemitraan yang sudah terjalin serta memastikan peluang lain yang akan datang. Ini bertujuan untuk memastikan Puma memiliki sponsor dengan tim nasional yang kuat.

Puma menandatangani kontrak dengan IFA sebagai sponsor perlengkapan pemain sepakbola pertama kali pada 2018 silam. 

Sejak saat itu, perusahaan tersebut menghadapi seruan boikot dari para aktivis, yang mengatakan bahwa IFA juga bermarkas di pemukiman khusus yahudi di tepi barat. Wilayah itu merupakan hasil okupasi ilegal karena melanggar hukum internasional.

Tidak hanya Puma, perusahaan-perusahaan global yang mendukung israel juga mengalami hal hal serupa dari gerakan boikot, divestasi, dan sanksi (BDS) yang diinisiasi pendukung Palestina sebelum maupun selama perang Gaza berlangsung.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore