Manajemen PT Kristalin Ekalestari melayat ke rumah duka Serda Hamdani, anggota TNI yang gugur ditembak KKB di Nabire, Papua Tengah. (Dok. Pribadi)
JawaPos.com - Satgas Damai Cartenz dan Polres Nabire masih melakukan penyelidikan terkait insiden berdarah di Pos Kamtibmas Kali Musairo SP1 Legari, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah pada Sabtu pekan lalu, dikutip dari ANTARA.
Dalam kasus penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tersebut, dilaporkan dua orang tewas. Adapun korban yang meninggal adalah warga sipil atas nama Aksay Sandika Moho dan Anggota TNI Serda Hamdani.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz (ODC) Kombes Yusuf Sutejo mengatakan bahwa tim gabungan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan dan pembakaran Pos PT Kristalin di Legari, Nabire, Papua Tengah.
"Olah TKP dilakukan di Pos Pengamanan PT Kristalin Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Minggu (22/2) dan dilaporkan berlangsung aman," kata Kombes Yusuf Sutejo.
Dalam olah TKP, ditemukan satu unit kendaraan milik perusahaan dengan empat lubang bekas tembakan dari arah depan, namun selongsong peluru belum ditemukan di sekitar lokasi dan diduga penembakan dilakukan dari jarak sekitar 50 hingga 100 meter.
"Dari keterangan saksi terungkap penyerangan yang dilakukan KKB berawal terdengar bunyi tembakan dan terlihat sekitar tiga orang pelaku di lokasi kejadian," kata Kombes Yusuf Sutejo.
Sementara itu, menyikapi insiden ini, manajemen PT Kristalin Ekalestari melayat secara langsung ke rumah dua korban yang masing-masing berada di Kabupaten Nabire, Papua Tengah dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
“Kami menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada almarhum dan keluarga korban atas insiden yang terjadi,” ucap Direktur Utama PT Kristalin Ekalestari (KEL) Andito Prasetyowan.
“Kedatangan kami merupakan empati dan simpati terhadap korban dan keluarga korban, karena korban semasa hidupnya dikenal masyarakat berkontribusi terhadap keamanan wilayah terutama Distrik Makimi, Kabupaten Nabire,” tutur Andito.
Andito menambahkan, pihaknya juga memberikan uang duka dan jaminan pendidikan untuk kedua putri almarhum Serda Hamdani yang masih TK.
“Selain Almarhum Serda Hamdani, tim kami juga sudah ke rumah duka mendiang Aksay Sandika Moho,” ungkap Andito.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
