
Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina.
JawaPos.com–Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengecam keras kasus penganiayaan anak berusia empat tahun yang diduga dilakukan oknum guru salah satu PAUD di Kota Banjarmasin.
”Kami cek ke lapangan, jika memang benar terjadi harus ditindak tegas,” ucap Ibnu Sina seperti dilansir dari Antara di Banjarmasin.
Ibnu Sina mengatakan, kejadian tersebut sangat disesalkan karena dapat mencoreng nama baik lembaga pendidikan terutama Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kasus tersebut sedang ditangani Polda Kalimantan Selatan dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kalsel.
”Anak ini kan semua Balita, kasihan mereka tidak berdaya kalau dianiaya,” ujar Ibnu Sina.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjarmasin Rusmadi mengatakan, sudah mendapat laporan terkait penganiayaan anak didik PAUD tersebut. Kasus itu diambil alih KPAI tingkat Provinsi
”Sudah ditangani lembaga di tingkat provinsi, saat ini kita berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk mengawasi proses hukum yang berjalan,” ucap Rusmadi.
Sebelumnya beredar informasi pada akun sosial media ibu korban penganiayaan anak PAUD di Kota Banjarmasin. Ibu korban tersebut memberikan pengakuan ada salah satu saksi yang tidak ingin disebutkan namanya, menghubungi dia melalui telepon seluler pada Jumat (26/5).
Menurut informasi, anak ibu tersebut mengalami luka bukan karena terjatuh tetapi karena dianiaya oknum guru di salah satu lembaga pendidikan PAUD di Kota Banjarmasin. Korban yang masih berumur empat tahun tersebut mengalami penganiayaan sekitar tiga bulan lalu, namun kejadian tersebut baru tersebar setelah saksi bersedia memberikan pengakuan kepada ibu korban.
Akibat penganiayaan yang dialami, menurut keterangan ibu korban, korban mengalami pergeseran sendi di bagian bahu dan patah di bagian tulang selangka bahu. Berdasar laporan pihak keluarga korban, saat ini kepolisian masih mengusut kasus tersebut dan mengumpulkan barang bukti beserta keterangan para saksi guna melanjutkan proses hukum ke tahap selanjutnya.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
