Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Mei 2023 | 23.18 WIB

Diduga Depresi Kehabisan Uang, Bule Jerman Telanjang saat Pertunjukan Tari Bali

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisan Daerah Bali Komisaris Besar Polisi Stefanus Satake Bayu Setianto. - Image

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisan Daerah Bali Komisaris Besar Polisi Stefanus Satake Bayu Setianto.

JawaPos.com–Kepolisian Daerah Bali menyebutkan bule Jerman berinisial Darja Tuschinski, 28, yang telanjang saat pertunjukan tari Bali di Puri Saraswati Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, diduga mengalami depresi karena kehabisan uang.

”Orang asing DT mengalami gangguan kejiwaan/depresi, (karena) sudah tidak memiliki uang untuk tinggal di Bali,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto seperti dilansir dari Antara di Denpasar, Kamis (25/5).

Satake mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (22/5) di Puri Saraswati Ubud, Gianyar, Bali. Saat itu pihak Puri sedang mengadakan pertunjukan tari. Menurut keterangan saksi yang diperiksa petugas, peristiwa itu tepatnya terjadi pukul 20.00 wita.

DT datang ke Puri Saraswati pukul 19.30 wita saat pergelaran tari berlangsung di panggung Puri Saraswati, terlibat cekcok dengan petugas di stan tiket tanpa sebab. WNA tersebut memaksa masuk kemudian membuka daster, lalu berjalan ke atas tempat pertunjukan dan ikut menari.

Setelah itu, petugas Puri Saraswati mengamankan WNA Jerman tersebut karena telah bertindak tidak etis di depan orang banyak dan melapor kepada Polsek Ubud, Gianyar.

Dari hasil penyelidikan Polsek Ubud, DT menginap di Ubud Bungalow, di Jalan Raya Monkey Forest Ubud, Gianyar. Sateke mengatakan, menurut keterangan pegawai, DT check in di Ubud Bungalow pada Rabu 17 Mei pukul 13.00 wita rencana keluar pada 22 Mei. Di sana dia tinggal seorang diri dan kerap telanjang di areal Bungalow serta mengganggu kenyamanan tamu lain.

Setelah keluar dari tempat itu, petugas mengantarkannya ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung pada pukul 07.00 wita. Namun, sekitar pukul 12.00 wita, DT kembali datang ke Ubud Bungalow dan meminta izin kepada staf untuk sementara tinggal di lobi dengan alasan menunggu pacarnya.

”Pada pukul 19.00 wita, staf bungalow menyuruh DT untuk pergi karena yang bersangkutan telah mengganggu tamu yang menginap di bungalow, selanjutnya DT pergi dari bungalow, namun tas dan kopernya tertinggal di bungalow,” tutur Satake.

Setelah itu, pihak kepolisian sektor Ubud dan Satpol PP mengecek WNA yang diduga mengalami gangguan jiwa di Ubud Bungalow dan mengantarkannya ke Rumah Sakit Jiwa Bangli.

”Pihak Puri pun tidak mempermasalahkan ulah dari orang asing DT tersebut yang telanjang bulat di stage Puri Saraswati Ubud dan pada malam itu juga telah melaksanakan upacara atau menghaturkan guru piduka,” kata Satake Bayu.

Dari hasil penyelidikan polisi, DT diketahui kerap menginap pindah tempat dan tidak mau membayar. Saat ini, kata Satake, DT masih dirawat di RSJ Bangli, Bali.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore