
ilustrasi. Kopaska terjun langsung kejar buaya di Pantai Ancol.
JawaPos.com - Kabar buaya yang muncul di Dermaga Sunda, Perairan Pondok Dayung TNI AL pada Kamis (14/6) sempat membuat geger. Namun Corporate Communication Ancol Taman Impian Rika Lestari meminta masyarakat tak perlu khawatir.
Dia mengatakan, dilihat dari karakteristiknya, buaya tersebut adalah jenis buaya muara yang hidup di air payau. Selain itu, area perairan Pondok Dayung terisolasi dengan umum dan berjarak sekitar 10 KM dari pantai Ancol.
"Jadi sangat kecil kemungkinan buaya tersebut berenang ke arah Ancol," kata Rika melalui keterangannya, Sabtu (16/6).
Secara standar operasional prosedur (SOP), telah dipasang jaring di area Beach Pool agar pengunjung nyaman. Selain itu tim pengaman pantai (life guard) terus berjaga 24 jam untuk mengawasi aktivitas di area tersebut.
Rika mengatakan, pihaknya pun terus berkoordinasi dengan pihak Satuan Kopaska Pondok Dayung. "Kami berharap pengunjung dapat menikmati wisata di Pantai Ancol dengan aman dan nyaman dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) Letkol Laut (P) Agung Nugroho menyatakan, pihaknya telah mengerahkan tim Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) untuk memburu buaya yang muncul di Dermaga Sunda Pondok Dayung yang terlihat pada Kamis (14/6).
"PangKoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono telah memerintahkan Satkopaska, Dislambair (Dinas Penyelamatan Bawah Air), serta prajurit satuan Koarmada I yang berada di Pondok Dayung, untuk melaksanakan penyisiran terhadap keberadaan buaya tersebut," kata Agung, melalui keterangan tertulis, Jumat (15/6).
Menurut Agung, penyisiran dilakukan guna meminimalisir bahaya atas kemunculan buaya tersebut. Pihaknya meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan isu bahwa buaya tersebut bergerak ke arah Pantai Ancol.
Menurut informasi yang didapatkan dari timnya di lapangan, buaya tersebut bukan mengarah ke Ancol, tapi menjauh ke arah timur.
"Masyarakat tidak perlu khawatir, karena semua instansi dan pihak terkait di kawasan Ancol, melakukan penjagaan, pengawasan yang ketat. Kami dari pihak Armada 1 tetap melaksanakan penyisiran secara optimal, mengindari kerawanan dari kemunculan buaya tersebut," ujar Agung.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
