Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 September 2025 | 06.03 WIB

Truk Tambang Melintas Hampir 24 Jam di Parung Panjang, Berikut 8 Jalan Tikus yang Bisa Dimanfaatkan Warga

Pengguna sepeda motor melintasi jalur yang di lewati truk yang menyebabkan kemacetan di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pengguna sepeda motor melintasi jalur yang di lewati truk yang menyebabkan kemacetan di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Jalan utama di Parung Panjang saat ini sedang diperbaiki dengan menggunakan anggaran yang cukup besar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Perbaikan jalan Utama di Parung Panjang dilakukan di sejumlah titik. Hal itu mengakibatkan jalan hanya dapat digunakan satu jalur atau separuh jalan saja. 

Kemacetan di Parung Panjang sempat mengakibatkan kemarahan warga beberapa hari lalu karena truk tambang dibiarkan melintas pada siang hari di luar jam operasional sesuai aturan yang tertuang dalam Perbup No. 56 Tahun 2023.

Ajaibnya, pemerintah Kabupaten Bogor justru memberikan karpet merah untuk truk tambang dapat melintas hampir 24 jam berdasarkan rapat yang digelar Bupati Bogor Rudy Susmanto dan jajarannya pada Jumat (19/9). Truk tambang diperbolehkan melintas pagi hingga sore hari selama perbaikan jalan berlangsung dalam beberapa bulan kedepan.

Warga Parung Panjang dan sekitarnya harus mengalah karena truk tambang akan menguasai jalan di Parung Panjang dan sekitarnya setelah adanya kebijakan truk tambang boleh melintas pada pukul 09.00-11.00 WIB dan pukul 13.00-16.00 WIB. 

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mempersilakan truk tambang beroperasi untuk mengakut bahan material pada pukul 22.00- 05.00 WIB.

Warga Parung Panjang dan sekitarnya harus mengalah karena "transformer pencetak uang" akan beroperasi hampir 24 jam. Warga sebaiknya mencari jalan tikus atau jalan alternatif supaya tidak terjebak dalam kemacetan jalanan.

Berikut sejumlah jalan tikus atau jalan alternatif yang bisa dimanfaatkan warga Parung Panjang dan sekitarnya:

1. Jalan Raya Dago

Sekitar 100 meter dari jembatan Malang Nengah, ada jalan ke arah kiri menuju Dago. Warga yang tinggal di Perumnas, Sentraland, atau warga Cigudeg dan sekitarnya, yang tidak mau terjebak di jalur neraka, dapat memanfaatkan jalan ini.

2. Jalan Somang

Bagi masyarakat yang akan menuju Cigudeg, Jagabaya, dan sekitarnya, dapat memanfaatkan jalan Somang. Ini adalah jalan kampung namun tentu akan lebih baik bila dibandingkan terjebak dengan kemacetan. 

3. Jalan Somang menuju Desa Gerowong

Bagi warga yang sudah terlanjur sampai di Sekolah Riyadul Bayan atau sekolah Yapira dan terjebak kemacetan di sana, bisa memanfaatkan jalan Somang menuju Gerowong. Jalan ini terletak sekar 500 meter setelah Sekolah Yapira dari arah kecamatan Parung Panjang. Jalan ini bisa menembus cukup jauh sampai dekat SMAN 1 Parung Panjang.

4. Masuk jalan kampung tembusan Perumnas

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore