
Pengguna sepeda motor melintasi jalur yang di lewati truk yang menyebabkan kemacetan di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Jalan utama di Parung Panjang saat ini sedang diperbaiki dengan menggunakan anggaran yang cukup besar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Perbaikan jalan Utama di Parung Panjang dilakukan di sejumlah titik. Hal itu mengakibatkan jalan hanya dapat digunakan satu jalur atau separuh jalan saja.
Kemacetan di Parung Panjang sempat mengakibatkan kemarahan warga beberapa hari lalu karena truk tambang dibiarkan melintas pada siang hari di luar jam operasional sesuai aturan yang tertuang dalam Perbup No. 56 Tahun 2023.
Ajaibnya, pemerintah Kabupaten Bogor justru memberikan karpet merah untuk truk tambang dapat melintas hampir 24 jam berdasarkan rapat yang digelar Bupati Bogor Rudy Susmanto dan jajarannya pada Jumat (19/9). Truk tambang diperbolehkan melintas pagi hingga sore hari selama perbaikan jalan berlangsung dalam beberapa bulan kedepan.
Warga Parung Panjang dan sekitarnya harus mengalah karena truk tambang akan menguasai jalan di Parung Panjang dan sekitarnya setelah adanya kebijakan truk tambang boleh melintas pada pukul 09.00-11.00 WIB dan pukul 13.00-16.00 WIB.
Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mempersilakan truk tambang beroperasi untuk mengakut bahan material pada pukul 22.00- 05.00 WIB.
Warga Parung Panjang dan sekitarnya harus mengalah karena "transformer pencetak uang" akan beroperasi hampir 24 jam. Warga sebaiknya mencari jalan tikus atau jalan alternatif supaya tidak terjebak dalam kemacetan jalanan.
Berikut sejumlah jalan tikus atau jalan alternatif yang bisa dimanfaatkan warga Parung Panjang dan sekitarnya:
1. Jalan Raya Dago
Sekitar 100 meter dari jembatan Malang Nengah, ada jalan ke arah kiri menuju Dago. Warga yang tinggal di Perumnas, Sentraland, atau warga Cigudeg dan sekitarnya, yang tidak mau terjebak di jalur neraka, dapat memanfaatkan jalan ini.
2. Jalan Somang
Bagi masyarakat yang akan menuju Cigudeg, Jagabaya, dan sekitarnya, dapat memanfaatkan jalan Somang. Ini adalah jalan kampung namun tentu akan lebih baik bila dibandingkan terjebak dengan kemacetan.
3. Jalan Somang menuju Desa Gerowong
Bagi warga yang sudah terlanjur sampai di Sekolah Riyadul Bayan atau sekolah Yapira dan terjebak kemacetan di sana, bisa memanfaatkan jalan Somang menuju Gerowong. Jalan ini terletak sekar 500 meter setelah Sekolah Yapira dari arah kecamatan Parung Panjang. Jalan ini bisa menembus cukup jauh sampai dekat SMAN 1 Parung Panjang.
4. Masuk jalan kampung tembusan Perumnas

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
