Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 April 2026 | 17.27 WIB

Siswi SMP di Rumpin Meninggal Dilindas Truk Tambang, Kantor Kecamatan Digeruduk Warga

Kantor Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digeruduk warga setelah siswi SMP dilindas truk tambang. (Instagram: infociseeng.id) - Image

Kantor Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digeruduk warga setelah siswi SMP dilindas truk tambang. (Instagram: infociseeng.id)

JawaPos.com - Truk tambang kembali memakan korban jiwa di daerah Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Seorang siswi SMP dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan yang terjadi pada Kamis (23/4) siang kemarin.

Informasi tersebut dikabarkan akun Instagram infociseeng.id. Dalam video yang dibagikan, terlihat korban sudah tergeletak di tengah jalan dan ditutupi. Banyak warga berdatangan. Kemungkinan pelajar tersebut tewas di tempat usai dilindas truk pada saat kecelakaan terjadi.

"Peristiwa kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor. Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlibat insiden dengan sebuah truk tronton," demikan keterangan dalam unggahan tersebut.

Pada unggahan berikutnya, terlihat ratusan warga menggeruduk Kantor Kecamatan Rumpin menggelar aksi demonstrasi untuk tujuan meminta tanggung jawab dari pemerintah kecamatan atas kelalaian mereka dalam mengurusi truk tambang.

Salah seorang orator dari kalangan ibu-ibu mengungkapkan kesedihan dan jeritan hatinya atas terjadinya kecelakaan di wilayah Rumpin.

"Sebagai seorang ibu, sebagai seorang wanita yang kehilangan anaknya, saya berdiri di sini merasakan duka yang mendalam atas kehilangan anak sekolah," katanya.

"Air mata kita mengalir bukan hanya karena kesedihan, tapi juga rasa yang tak bisa diucapkan dengan kata-kata. Pemerintah Rumpin tidak becus mengawasi tambang. Apa perlu pengawasan masyarakat," imbuhnya.

Situasi ini jadi semakin menyedihkan mengingat kecelakaan yang dialami seorang siswi justru terjadi disaat aktivitas perusahaan pertambangan dihentikan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sejak akhir tahun lalu.

Meski aktivitas pertambangan secara resmi dihentikan sementara oleh pemerintah Jaw Barat dan dilakukan investigasi atas potensi kelalaian perusahaan-perusahaan pertambangan di wilayah Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin, nyatanya mereka tetap beroperasi dan mengakibatkan kematian pada seorang siswi SMP.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore