
Foto erupsi Gunung Semeru pada Kamis (4/9) pagi (HO-PVMBG)
JawaPos.com – Gunung Semeru dilaporkan mengalami erupsi dengan tinggi letusan yang sempat mencapai 500 meter pada Kamis (4/9).
Gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur tersebut sempat mengalami dua kali erupsi di atas puncak (Mahameru).
Dikutip dari situs berita ANTARA, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian memberikan laporan tertulis terkait erupsi tersebut yang diterima di Lumajang.
“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Kamis, 4 September 2025, pukul 09.28 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 500 meter di atas puncak,” kata Mukdas.
Mukdas menerangkan bahwa erupsi tersebut menyemburkan abu vulkanik yang teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya
Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 145 detik.
Sebelumnya Gunung Semeru dilaporkan mengalami erupsi pertama pada pukul 05.01 WIB dengan visual kolom letusan tidak teramati.
Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 140 detik.
Berdasarkan keterangan dari aplikasi MAGMA Indonesia pada Kamis (4/9), erupsi Semeru saat ini masih dalam status Waspada atau level II.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menghimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak.
Masyarakat dilarang beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar.
“Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” ujar Mukdas.
PVMBG juga meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.
Selain itu masyarakat juga perlu waspada terhadap potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. (*)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
