Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Agustus 2025 | 02.33 WIB

Niat Bunuh Diri Bersama di Pantai Sigandu, Ibu Selamat tapi 2 Anaknya Tewas

Ilustrasi. JENAZAH PEMBUNUHAN - Image

Ilustrasi. JENAZAH PEMBUNUHAN

JawaPos.com-Aksi tragis terjadi di Pantai Sigandu, Kabupaten Batang. Seorang ibu berinisial VM, 31, diduga nekat melakukan percobaan bunuh diri bersama dua anaknya.

Dalam insiden memilukan itu, sang ibu berhasil selamat, namun kedua anaknya, HLZ, 6; dan HH, 3; ditemukan tewas mengapung di laut. Kepolisian mengonfirmasi adanya dugaan niat bunuh diri bersama setelah memeriksa VM yang ditemukan dalam kondisi linglung di sebuah toilet portabel di kawasan pantai.

Kasatreskrim Polres Batang AKP Imam Muhtadi mengatakan, VM telah mengakui membawa serta kedua anaknya masuk ke laut dengan niat mengakhiri hidup bersama.

“Iya, ada niat bunuh diri bersama kedua anaknya,” kata Imam Muhtadi kepada wartawan pada Rabu (30/7) malam usai otopsi kedua jenazah, dikutip dari Radar Semarang (Jawa Pos Grup).

Dia mengatakan, peristiwa ini bermula pada Rabu (30/7) sekitar pukul 05.00 WIB. VM membawa anak-anaknya yang masih tertidur menggunakan motor ke Pantai Sigandu. Anak bungsunya digendong dengan selendang, sementara sang kakak duduk di depan motor.

Setibanya di pantai, VM langsung menuju laut sambil menggendong dan membopong kedua anaknya. Setelah berjalan ke bagian laut yang cukup dalam hingga tak lagi bisa menapak, VM mengaku melepaskan keduanya.

Ombak menghantam, dan VM menyadari anak-anaknya terlepas dari pelukannya. Dia sendiri sempat terseret arus, namun kemudian terdampar kembali ke tepi pantai dalam kondisi lemas.

Ketika ditemukan warga, VM dalam keadaan kebingungan dan tidak mampu memberi keterangan jelas. Sedangkan jenazah kedua bocah tersebut ditemukan mengapung di sekitar bibir pantai oleh warga yang tengah beraktivitas pada Rabu (30/7) pagi, hanya berjarak sekitar 30 meter dari lokasi kejadian.

Saat ini, VM masih dalam pemantauan dan pendalaman pemeriksaan kepolisian. Imam menyatakan, penanganan kasus akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kejiwaan yang bersangkutan.

Artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi, jika Anda memiliki permasalahan depresi jangan berfikir untuk mengakhiri hidup. Anda bisa berkonsultasi melalui layanan konseling ke psikolog maupun psikiater untuk mendapatkan informasi dan layanan kesehatan jiwa atau mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore